VAR Tidak Berguna di Liga Champions?

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 10 April 2019 10:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 10 261 2041436 var-tidak-berguna-di-liga-champions-b7mp1PKEjP.jpg VAR lewatkan banyak kejadian di perempatfinal Liga Champions dini hari tadi. (Foto: SB)

VIDEO Assistant Referee (VAR) mulai digunakan di Liga Champions musim ini. Beberapa wasit menggunakan VAR sebelum mengambil keputusan. Salah satunya di laga Paris Saint-Germain (PSG) vs Manchester United di leg II babak 16 besar Liga Champions 2018-2019.

Saat itu, wasit harus melihat VAR sebelum memutuskan menghadiahi penalti kepada Man United. Hal itu setelah dalam siaran ulang terlihat, tembakan fullback kanan Man United Diogo Dalot mengenai tangan bek PSG Presnel, Kimpembe, yang berada di kotak terlarang.

Selain itu, wasit Bjorn Kuipers yang memimpin laga Tottenham Hotspur vs Manchester City dini hari tadi juga menggunakan VAR. Wasit asal Belanda itu harus melihat VAR terlebih dulu apakah fullback kiri Tottenham, Dany Rose, melakukan handball atau tidak.

BACA JUGA: 5 Alasan Juventus Takkan Juara Liga Champions 2018-2019, Nomor 1 Paling Krusial

Setelah melihat VAR, Kuipers pun memutuskan untuk menghadiahi Man City penalti. Akan tetapi, teknologi VAR juga kerap tidak digunakan di momen-momen penting. Terkadang, sang pengadil lapangan luput dari momen-momen yang merugikan salah satu tim.

Ambil contoh di laga Tottenham vs Man City. Saat itu, gelandang Man City Fernandinho terlihat kamera ketahuan menyikut penyerang Tottenham, Harry Kane. Padahal jika wasit lebih jeli, Kuipers bisa melihat VAR dan menjatuhi hukuman kepada gelandang asal Brasil tersebut.

Mohamed Salah

Wasit di laga Liverpool vs FC Porto, Antonio Mateu, juga melewatkan satu momen krusial dini hari tadi. Pria asal Spanyol itu tidak melihat tekel keras yang dilakukan Mohamed Salah kepada Danilo Pereira. Padahal, Salah bisa menerima kartu merah atas tekel keras yang dilakukan.

Karena itu kesimpulannya, VAR belum benar-benar dimanfaatkan secara optimal. Sejauh ini, VAR hanya dipakai untuk menentukan pelanggaran atau tidak di kotak terlarang, bukan di tengah lapangan.

(Ram)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini