Karena itu, Guardiola sudah merasa begitu gembira saat Man City berhasil melaju ke perempatfinal. Meski begitu, ia memastikan timnya tidak akan puas begitu saja dan masih akan terus berusaha untuk melaju ke babak-babak selanjutnya, termasuk ke semifinal.

"Ketika saya mengatakan kami adalah tim remaja, saya tidak mengatakan kami tidak akan bisa bertarung. Keberhasilan terbaik dalam sejarah Man City adalah semifinal. Ini tak sebaik Real Madrid dengan 13 gelar juara atau Barcelona, Liverpool, serta Juventus yang punya enam, tujuh, atau gelar di Liga Champions,” ujar Guardiola, sebagaimana dikutip dari Evening Standard, Rabu (13/3/2019).
“Tetapi, para remaja memiliki kesabaran dan keinginan, mereka tidak takut. Kami mencoba meraih untuk kedua kalinya dalam sejarah di Liga Champions untuk melaju ke semifinal. Musim ini, Real Madrid absen, Atletico dan PSG keluar. Ini tidak adil, tapi menunjukkan kompetisi sangat sulit. Ada tim yang luar biasa, jadi ketika kami melewati babak penyisihan grup, saya senang. Sangat menyenangkan berada di perempatfinal untuk ketiga kalinya dalam sejarah kami,” tukasnya.
(Djanti Virantika)