Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Andai Jadi Pelatih PSG, Ancelotti Loncat dari Jembatan

Ramdani Bur , Jurnalis-Jum'at, 08 Maret 2019 |14:55 WIB
Andai Jadi Pelatih PSG, Ancelotti Loncat dari Jembatan
PSG gagal lolos ke perempatfinal Liga Champions 2018-2019. (Foto: @PSG_inside)
A
A
A

NAPLES – Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, prihatin atas nasib buruk yang dialami Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions 2018-2019. Saking prihatinnya, Ancelotti mengaku akan stres jika berada di posisi pelatih PSG, Thomas Tuchel.

Tidak tanggung-tanggung, Ancelotti mengaku akan loncat dari jembatan andai merasakan apa yang dialami Les Parisiens –julukan PSG– di Liga Champions 2018-2019. PSG sendiri harus menerima nasib yang kurang mengenakkan tengah pekan ini.

PSG

Pada Kamis 7 Maret 2019 dini hari WIB, PSG menjamu Man United di Stade Parc des Princes. Kylian Mbappe dan kawan-kawan memasuki lapangan dengan kepercayaan diri tinggi.

BACA JUGA: Aksi Heroik Fred, Selamatkan Rashford dari Niat Buruk Gelandang PSG

Sebab, selain unggul agregat 2-0, Man United tidak datang dengan skuad terbaik. Akan tetapi, hasil di luar dugaan dialami PSG. Klub kebanggaan Kota Paris itu takluk 1-3 dari Man United.

Bahkan, gol penentu kelolosan Man United yang dicetak Marcus Rashford, tercipta di masa injury time! Meski agregat sama kuat 3-3, Man United berhak lolos ke perempatfinal karena unggul agresivitas gol tandang.

Manchester United

“Jika saya berada di bangku cadangan (pelatih) PSG saat itu, mungkin saya akan langsung mencari jembatan. Kemudian, saya akan menjatuhkan diri saya,” kata Ancelotti mengutip dari Calciomercato, Jumat (8/3/2019).

(Ramdani Bur)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement