nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kim Kurniawan Jadikan Kratingdaeng Piala Indonesia 2018 Jembatan ke Liga 1

CDB Yudistira, Jurnalis · Rabu 16 Januari 2019 17:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 16 49 2005335 kim-kurniawan-jadikan-kratingdaeng-piala-indonesia-2018-jembatan-ke-liga-1-3yn0PWCffM.jpg Kim Kurniawan. (Foto: Okezone/CDB Yudistira)

BANDUNG – Gelandang Persib Bandung, Kim Jeffrey Kurniawan, antusias menyambut laga kontra Persiwa Wamena dalam babak 32 besar Kratingdaeng Piala Indonesia 2018 pada 27 Januari 2019. Ia berharap Persib bisa menaklukkan tim berjuluk 'Badai Pegunungan' tersebut.

"Kita harus menang lawan Persiwa Wamena," ujar Kim di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (16/1/2019).

Kim Kurniawan

Kim mengatakan semua pemain sangat menantikan laga tersebut. Sebab, semua pemain merindukan bermain di pertandingan resmi. Apalagi, Bobotoh –sebutan pendukung Persib– sudah diperbolehkan menyaksikan pertandingan Persib, baik di kandang maupun tandang.

"Kita benar-benar menunggu pertandingan ini. Karena setelah sekian lama (disanksi tidak boleh disaksikan Bobotoh), pasti stadion akan penuh lagi (oleh Bobotoh)," jelasnya.

Selain kangen bermain dan disaksikan Bobotoh secara langsung, Kim memandang Piala Indonesia sangat penting. Sebab, Liga 1 2019 baru akan bergulir beberapa bulan lagi.

BACA JUGA: Persib Genjot Persiapan Hadapi Persiwa di Kratingdaeng Piala Indonesia 2018

Jika lolos dari babak 32 besar, langkah Persib akan berlanjut ke babak berikutnya. Dengan begitu, meski kompetisi Liga 1 belum dimulai, kekuatan Persib akan terasah di Piala Indonesia. Bahkan, tim diharapkan lebih siap dan matang saat Liga 1 bergulir.

"Menurut saya, kita harus serius (di Piala Indonesia) agar kita bisa lanjut ke fase berikutnya untuk menjaga kebugaran. Dengan begitu, kita tidak akan terlalu drop nantinya kalau kompetisi (Liga 1) sudah mulai," ungkap Kim.

Kim Kurniawan

Sementara selama latihan dalam tiga hari terakhir, Kim mengaku tidak menemukan kendala. Absennya pelatih Miljan Radovic karena mengikuti kursus kepelatihan lisensi UEFA Pro pun tidak masalah. Sebab, para asisten tetap bisa menjalankan program latihan untuk pemain. Latihan pun dirasa tidak menjenuhkan karena memiliki banyak variasi.

(dji)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini