1. Pelatih yang Ramah dan Lucu
Sekilas sosok Milo memang tampak kaku, namun hal itu melebur setelah kita berinteraksi dengan pria kelahiran Sarajevo, Bosnia ini.
Meski secara komunikasi ia belum memahami arti bahasa Indonesia, ia tetap mencoba menyimak secara antusias. Bahkan beberapa kosakata bahasa Indonesia yang ia ketahui ia sebutkan semisal ‘nasi goreng’, ‘enak’, terima kasih’.
Bahkan Milo beberapa kali juga sempat melemparkan candaan ke awak media dalam sesi perkenalan dirinya.
Di sisi latihan perdana Arema FC pun Milo dengan sabar melayani permintaan foto dari para pendukung Arema FC.

(Bagas Abdiel)