Mignolet Akui Tak Nyaman Hanya Jadi Pelapis Alisson di Liverpool

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Senin 07 Januari 2019 08:02 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 07 45 2000799 mignolet-akui-tak-nyaman-hanya-jadi-pelapis-alisson-di-liverpool-9tp68kQ3l1.jpg Simon Mignolet (Foto: Reuters)

LIVERPOOL – Penjaga gawang Liverpool, Simon Mignolet, mengatakan dirinya merasa tidak nyaman terus-terusan menjadi penghangat bangku cadangan Liverpool. Tak bisa dipungkiri, kehadiran Alisson Becker pada bursa transfer musim panas lalu memang membuat Mignolet kurang mendapat waktu bermain dalam skuad Liverpool.

Mignolet sendiri mengakui jika dirinya merasa sulit jika perannya di Liverpool hanya sebagai pelapis Allison. Mignolet bahkan belum pernah tampil di bawah gawang Liverpool di ajang Liga Inggris sejak awal musim ini. Kiper asal Belgia itu hanya tercatat tampil satu kali membela Liverpool di ajang Piala Liga Inggris.

"Tentu saja ini tidak mudah. Saya sudah membicarakan ini sebelumnya ini bukan sesuatu yang ingin Anda lakukan, namun tim ini bekerja dengan baik dan Anda hanya berusaha membantu tim sebisa mungkin. Saya di belakang Alisson, yang merupakan kiper sangat bagus, mungkin di antara lima kiper terbaik dunia, jika bukan yang terbaik dan Anda dapat menerima dan memahami ini,” ujar Mignolet, seperti dilansir dari laman resmi Liverpool, Senin (7/1/2019).

Baca juga: Ini Keuntungan Liverpool dalam Perburuan Trofi Liga Inggris 2018-2019

Kendati begitu, Mignolet menegaskan bahwa dirinya akan terus berusaha untuk bisa dipercaya oleh Jurgen Klopp untuk dapat kembali dimainkan sebagai kiper The Reds –julukan Liverpool– di setiap pertandingannya. Ia yakin bahwa kesempatan itu masih ada dan karena hal tersebut pun Mignolet mengaku akan terus berusaha keras agar bisa bersaing dengan Alisson Becker.

“Kami berusaha bekerja keras dan kami kenal baik. Saya dapat belajar darinya, ia dapat belajar dari saya dan kami hanya berusaha bekerja sekeras mungkin. Tidak hanya di antara kiper, saya juga tahu saya harus siap untuk apa pun yang terjadi atau tim butuh saya, dan untuk itu saya harus bekerja keras setiap hari. Ini tidak mudah, khususnya secara mental, namun saya mencoba menjaga fokus sebaik mungkin. Itu satu-satunya yang dapat saya lakukan,” pungkasnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini