MANCHESTER – Liverpool gagal meraih kemenangan penting saat bertandang ke markas Manchester City di laga lanjutan pekan ke-21 Liga Inggris 2018-2019, Jumat (4/1/2019) dini hari WIB. Pada pertandingan tersebut, The Reds –julukan Liverpool– harus mengakui keperkasaan Man City dengan kalah 1-2.
Terlepas dari hasil pada laga tersebut, pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, ternyata merasa tak senang dengan keputusan wasit di pertandingan itu. Pasalnya Klopp percaya bahwa seharusnya The Citizens –julukan Man City– bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-31. Hal itu dikarenakan Klopp yakin bahwa tekelan keras yang dilancarkan bek andalan Man City, Vincent Kompany, kepada Mohamed Salah di menit ke-31 adalah sebuah pelanggaran yang keras.
Baca Juga: Kalah dari Man City, Wijnaldum: Liverpool Tak Beruntung

Apalagi pada saat itu Kompany adalah pemain terakhir dari lini penjagaan Man City, jadi Klopp percaya bahwa seharusnya bek asal Belgia itu layak diganjar kartu merah. Akan tetapi nyatanya hal itu tak terjadi. Sang pengadil lapangan hanya memberikan kartu kuning saja kepada Kompany. Hal itulah yang membuat Klopp geram hingga laga berakhir.
Apabila Man City bermain dengan 10 orang sejak menit 30 tersebut, tentu laga akan berjalan dengan berbeda. Peluang Liverpool untuk memenangkan pertandingan tersebut pun mungkin bisa terbuka lebar. Namun semua itu telah terjadi, Klopp hanya menyesali saja dengan apa yang telah diputuskan wasit.

“Saya sangat menyukai Vincent Kompany, namun bagaimana mungkin dia tidak mendapatkan kartu merah? Dia adalah orang terakhir dan dia melakukannya (menekel keras Salah). Apabila dia mengenai Salah lebih parah lagi, mungkin dia (Salah) bisa berakhir hingga akhir musim. Itu tidak mudah bagi wasit dan dia mungkin tidak melihatnya seperti yang saya lihat,” ucap Kloop, dikutip dari Sportskeeda, Jumat (4/1/2019).
(Rivan Nasri Rachman)