STOKE-ON-TRENT – Penyerang jangkung asal Inggris, Peter Crouch, mengaku hampir membunuh Dirk Kuyt. Hal itu terjadi saat keduanya sedang menjalani pemusatan latihan, jelang final Liga Champions 2006-2007 yang mempertemukan Liverpool vs AC Milan.
Final Liga Champions 2006-2007 dilangsungkan di Stadion Olympic, Yunani pada Kamis 24 Mei 2007 dini hari WIB. Sebelum melakoni pertandingan penentuan, tim pelatih Liverpool menggelar pemusatan latihan di Portugal.

(Crouch (kiri) hampir bunuh Kuyt)
Selama menjalani pemusatan latihan, pemain-pemain Liverpool tak hanya berlatih. Saat itu, mereka juga diizinkan bermain gokart, salah satu fasilitas yang ada di kamp pelatihan. Akan tetapi, bermain gokart justru hampir menghilangkan nyawa Kuyt.
Saat itu, Crouch masuk ke arena gokart dengan kendaraan yang tidak sesuai standar. Gokart kepunyaan Crouch tidak memiliki rem sebagaimana mestinya. Alhasil, eks penyerang tim nasional Inggris itu tidak dapat menghentikan laju gokart-nya
BACA JUGA: Soal Blunder di Laga Kontra Man United, Alisson Dapat Pembelaan
Ironisnya, saat itu di hadapan Crouch ada Kuyt dan gelandang Liverpool Xabi Alonso yang juga sedang mengendarai gokart. Dalam posisi yang mepet, Crouch tak bisa mengendalikan sang gokart hingga akhirnya menabrak Kuyt.
Gokart yang dibawa Kuyt pun menabrak dinding dan kemudian terbakar. Beruntung, Kuyt selamat dari kejadian maut tersebut dan masih dapat tampil di final Liga Champions 2006-2007. Bahkan, Kuyt mencetak satu-satunya gol Liverpool dalam laga yang berkesudahan 2-1 bagi kemenangan Milan tersebut.

(Crouch kini bela Stoke City)
“Saya tahu harus menabrak salah satu dari mereka (Alonso dan Kuyt). Saat itu saya berpikir, siapa yang lebih berharga di antara keduanya? Jadi saya memilih menabrak Kuyt,” kata Crouch mengutip dari The Sun, Selasa (18/12/2018).
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.