nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keyakinan PSMS Menangi Laga Kontra Persebaya

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Sabtu 01 Desember 2018 01:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 01 49 1985328 keyakinan-psms-menangi-laga-kontra-persebaya-PLYkiV8jZf.jpg PSMS Medan (Foto: Wahyudi Aulia Siregar/Okezone)

MEDAN - PSMS Medan akan kembali menghadapi Persebaya Surabaya dalam laga lanjutan pekan ke-33 kompetisi Liga 1 musim 2018 di Stadion Teladan Medan, Sabtu (1/12/2018) malam WIB. Pelatih PSMS Medan, Peter Butler menyebut anak asuhnya sudah siap menghadapi laskar Baju Ijo -julukan Persebaya.

Peter bahkan mengklaim anak asuhnya dalam kondisi terbaik dan siap menghempaskan mimpi pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman (Djanur) untuk mencuri 3 poin di laga yang akan menjadi partai hidup mati bagi PSMS itu.

PSMS Medan (Foto: Media Officer PSMS)

"Pertandingan ini sangat berarti dan kita wajib menang. Mengingat pertandingan besok pertandingan terakhir kami di kandang," kata pelatih PSMS, Peter Butler dalam sesi konferensi pers prapertandingan di Sekretariat PSMS, Stadion Kebun Bunga Medan.

Pada pertandingan tersebut, Butler terus memberikan motivasi terhadap anak asuhnya untuk bermain fokus dan optimis meraih poin penuh. Terlebih pada pertandingan tersebut akan berlangsung di kandang sendiri.

"Sejak latihan kita yakin, dan situasi pemain juga bagus. Motivasi terus saya berikan kepada PSMS Medan," ucapnya.

Baca juga PSSI Sambut Baik Niat Kemenpora Laporkan Kasus Pengaturan Skor ke Polisi

Butler juga tidak menganggap pertandingan itu sebagai laga yang mudah. Baginya, banyak pemain yang harus diwaspadai di kubu Persebaya.

"Kita harus tetap waspada dengan Persebaya terutama penyerangnya David Da Silva. Namun, saya tetap optimis menang dan hal itu sudah punya strategi sendiri bagi saya," tambah pelatih asal Inggris itu.

Sementara itu, pemain PSMS, Roni Fatahilah mengucapkan hal yang sama dengan pelatih. Mereka yakin dan optimis dalam pertandingan melawan Persebaya mampu meraih poin penuh.

Roni dan kawan-kawan tidak akan terpengaruh dengan keberadaan Djanur, meski pelatih asal Jawa Barat itu dikenal dekat dengan banyak pemain PSMS. Pasalnya Djanur menjadi orang yang membawa PSMS ke kompetisi Liga 1 dan sempat melatih selama paruh musim pertama kompetisi Liga 1 2018.

"Kita tetap bermain pofesional, karena pertandingan ini penting dan harus menang. Perasaan kami tetap semangat dan optimis meraih tiga poin sesuai instruksi dari pelatih," tutupnya.

(Bad)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini