"Saya salah satu manajer klub terbaik di dunia dan saya juga salah satu manajer terbaik di dunia. Apakah Anda tidak pernah membaca filsuf Hegel? 'Kebenaran ada di dalam keseluruhan. Selalu di dalam keseluruhan Anda menemukan kebenaran,’ Apakah Anda (media) menanyakan pertanyaan yang sama kepada manajer yang finis ketiga di Liga Inggris musim lalu atau manajer yang finis keempat atau kelima?" ujar Mourinho, sebagaimana dikutip dari Goal, Sabtu (1/9/2018).

"Saya mendapatkan kesuksesan besar pada musim lalu dan itu mungkin apa yang tidak ingin Anda akui. Dua musim lalu, kami menjalani musim yang fantastis karena kami memenangi Liga Eropa. Kami memenanginya karena itu level kami. Kami adalah tim terakhir di Inggris yang memenangi kompetisi Eropa,” lanjutnya.
"Saya sendiri sudah memenangi delapan titel. Saya adalah satu-satunya manajer yang menjuarai liga di Italia, Spanyol, dan Inggris. Bukan titel-titel kecil, titel-titel yang layak, dan finis kedua pada musim lalu adalah salah satu pencapaian terbaik saya di dalam sepakbola," tukas Mourinho.
(Djanti Virantika)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.