SIDOARJO – Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-16 hanya ditempatkan di pot keempat atau posisi paling buncit di Piala Asia U-16 2018 yang berlangsung di Malaysia pada 20 September sampai 7 Oktober 2018. Beruntung dalam undian yang dilangsungkan pada 26 April 2018, Garuda Asia –julukan Timnas Indonesia U-16–terhindar dari grup maut.
Tergabung di Grup C, Timnas Indonesia U-16 satu grup dengan Iran, Vietnam dan India. Di atas kertas, Timnas Indonesia U-16 memiliki kemampuan untuk menaklukkan Vietnam dan India. Ditempatkan di posisi non-unggulan bukanlah yang pertama dialami Timnas Indonesia U-16.

Saat tampil di Kualifikasi Piala Asia U-16 2018 yang berlangsung di Thailand pada medio September 2017, Timnas Indonesia U-16 juga ditempatkan di pot paling buncit. Akan tetapi, ditempatkan di posisi non-unggulan membuat Timnas Indonesia U-16 tampil menggeliat.
BACA JUGA: Usaha Keras Timnas Indonesia U-16 untuk Tampil di Piala Dunia U-17 2019
Dari empat pertandingan di Grup G, tim asuhan Fakhri Husaini menyapu bersih semua pertandingan dengan kemenangan. Berturut-turut, Timnas Indonesia U-16 mengalahkan Kepulauan Mariana Utara 18-0, Timor Leste (3-1), Thailand (1-0) dan Laos (3-0).
Melihat catatan di atas, bisa diambil kesimpulan bahwa status non-unggulan bukan berarti membuat Timnas Indonesia U-16 tak bisa berjaya. Status non-unggulan itu justru membuat Timnas Indonesia U-16 tampil nothing to lose, sehingga hasil positif pun kerap mereka dapatkan.

Terlepas dari itu, penampilan di Piala Asia U-16 2018 merupakan yang keenam kalinya bagi Timnas Indonesia U-16 mentas di turnamen dua tahunan tersebut. Pencapaian terbaik tersaji pada 1990, yang mana saat itu mereka finis di posisi empat.
(Ramdani Bur)