MILAN – Pelatih kawakan asal Italia, Gianni Di Marzio, menyebut Inter Milan sebagai pesaing terkuat Juventus untuk memperebutkan trofi Liga Italia 2018-2019. Hal itu berdasarkan aktivitas transfer dan skuad yang dimiliki Inter jelang mengarungi musim 2018-2019.
Pada bursa transfer musim panas 2018, Nerazzurri –julukan Inter– mendatangkan tiga pemain yang memiliki pengalaman panjang di Liga Italia. Mereka ialah Kwadwo Asamoah, Stefan De Vrij dan Radja Nainggolan.

(Nainggolan saat diperkenalkan sebagai pemain Inter. Foto: Twitter Inter Milan)
Asamoah bisa dibilang memiliki mental paling tangguh. Bagaimana tidak, pesepakbola berpaspor Ghana itu membantu Juventus meraih enam trofi Liga Italia secara beruntun, terhitung sejak 2012-2013.
BACA JUGA: Marotta Konfirmasi Bonucci Tertarik Balik ke Juventus
Sementara itu, De Vrij jika dalam kondisi optimal atau tidak mengalami cedera, bisa dibilang sebagai salah satu bek terbaik di Liga Italia. Nainggolan? Ia sudah menunjukkan kematangannya sebagai gelandang semenjak membela Giallorossi –julukan Roma– pada musim 2013-2014.
Ditambah lagi Inter ditangani pelatih sekaliber Luciano Spalletti. Sewaktu menangani AS Roma, pelatih berkepala plontos itu beberapa kali hampir mengantarkan Roma menjadi jawara Liga Italia. Karena itu, Inter memiliki kesempatan untuk menghentikan dominasi Juventus yang sudah berlangsung di Italia sejak musim 2011-2012 tersebut.

“Inter memiliki peluang menjadi juara, mengingat deretan pemain yang mereka miliki. Napoli (bersama Carlo Ancelotti) juga berkembang, namun saya tak tahu seberapa jauh,” kata Di Marzio yang kini berusia 78 tahun, mengutip dari ilbianconero, Kamis (26/7/2018).
(Ramdani Bur)