BANDUNG - Persib Bandung secara perlahan memperlihatkan kualitasnya sebagai pemburu serius gelar juara. Kini, Persib ada di posisi kelima klasemen sementara Liga 1 2018 dengan catatan 26 poin.
'Maung Bandung' bahkan berpeluang menjadi pemuncak klasemen jika menang atas Persebaya Surabaya pada 26 Juli 2018. Jika imbang, Persib akan tetap naik peringkat, tepatnya ke posisi ketiga. Bahkan, jika kalah, Persib akan tetap ada di peringkat kelima di akhir putaran pertama ini.

(Zaenal Arif. Foto: Oris/Okezone)
Mantan striker Persib Zaenal Arif memuji pencapaian Supardi Nasir dan kawan-kawan. Sebab, mereka memperlihatkan perjuangan besar untuk bisa sampai di posisi saat ini.
Ia sendiri tidak mau terlalu jauh menaruh harapan terhadap Persib. Sebab, musim ini merupakan musim perdana pelatih Mario Gomez. Apalagi, komposisi Persib musim ini didominasi wajah baru, termasuk banyak pemain muda.
BACA JUGA: Pandangan Zaenal Arif soal Persib dan Mario Gomez
Sebagai mantan pemain yang mencintai Persib, ia tentu menginginkan Persib menjadi juara. Tapi, ia sadar menjadi juara tidak mudah. Ada banyak proses yang harus dilalui.
"Kalau menurut saya sih kita butuh proses. Segala sesuatu itu butuh proses. Jadi kita lihat step-step-nya," ujar Abo, sapaan akrabnya.
Ia pun berharap Persib tidak dibebani target terlalu tinggi musim ini. Sebab, hal itu bisa saja justru membuat tim serasa menanggung beban berat yang bisa berpengaruh pada penampilan di lapangan.
"Dengan (mayoritas) pemain baru, kita punya ekspektasi yang berharap di atas, enggak mungkin, tidak bisa," ucapnya.

Saat ini, ia mengajak semua pencinta Persib untuk memberikan Gomez keleluasaan dalam meracik tim. Apalagi, sejauh ini progres positif sudah terlihat dari sisi permainan. Gomez bahkan sudah bisa membuktikan mampu melahirkan bintang baru seperti Ardi Idrus dan Ghozali Siregar.
Akan tetapi, jika ternyata di akhir musim Persib gagal menjadi juara, ia meminta hal itu jangan dicap sebagai sebuah kegagalan. Sebab, musim ini jadi momentum untuk membangun kembali kekuatan Persib. Sehingga, di musim berikutnya tim akan jauh lebih tangguh.
"Biarkan Gomez mengeksperimenkan apa yang selama ini ada di benaknya, kita tunggu. Apapun nanti hasilnya, kalau misalkan di luar nalar kita (gagal juara), saya pikir jangan langsung men-judge kalau Gomez gagal," jelas Abo.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.