nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Murphy Tak Yakin Ramos Sengaja Mencederai Salah

Ezha Herdanu, Jurnalis · Rabu 30 Mei 2018 08:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 30 261 1904280 murphy-tak-yakin-ramos-sengaja-mencederai-salah-7m4v1KEtMz.jpg Sergio Ramos dan Mohamed Salah (Foto: REUTERS)

LONDON – Sebuah insiden harus dialami oleh pemain andalan Liverpool, Mohamed Salah, ketika tampil di pertandingan final Liga Champions musim 2017-2018. Bahkan karena insiden tersebut, Salah harus menerima kenyataan tak bisa melanjutkan pertandingan.

Dalam pertandingan final Liga Champions 2017-2018 yang berlangsung di NSC Olimpiyskyi pada akhir pekan kemarin, Salah mendapatkan perlakuan kasar dari bek sekaligus kapten Real Madrid, yaitu Sergio Ramos.

Salah dan Ramos

Salah pun divonis mengalami cedera bahu yang cukup parah, sehingga tidak bisa melanjutkan pertandingan tersebut. Posisi Salah di tim inti Liverpool harus diganti oleh Adam Lallana tepatnya pada menit 30.

Baca Juga: Sergio Ramos Dituntut Rp16 Triliun karena Cederai Mohamed Salah

Meski pertandingan final Liga Champions 2017-2018 sudah berlalu dan Madrid yang keluar sebagai pemenang, aksi Ramos ke Salah masih menuai perdebatan. Bahkan salah satu pengacara asal Mesir melayangkan tuntutan sebesar Rp16 triliun kepada Ramos lantaran mencederai Salah.

Akan tetapi sebuah pandangan berbeda justru diutarakan oleh mantan pemain Liverpool, yakni Danny Murphy. Ia merasa tidak begitu yakin bahwa Ramos dengan sengaja membuat Salah mengalami cedera pada pertandingan final Liga Champions 2017-2018.

Mohamed Salah

“Sangat tidak mungkin di dunia ini seorang ahli mixed martial arts tahu caranya menjatuhkan lawan untuk mencederai bahu, terutama dengan sengaja,” ucap Murphy, seperti disadur dari Liverpool Echo, Rabu (30/5/2018).

Baca Juga: Salah Sebabkan Liverpool Sulit untuk Rekrut Alisson

“Maksud saya, saya sudah sering kali mengalami lengan terperangkap, lawan coba menjatuhkan dan menahan Anda, karena Anda semakin menjauh dari mereka atau sebaliknya,” sambung pemain Liverpool medio 1997 hingga 2004 tersebut.

“Ramos adalah pria yang pintar, dan dia merupakan pemain yang hebat. Anda bisa mengatakan itu dengan semua yang dia menangkan. Namun dia sangat jeli. Dia adalah apa yang Anda inginkan dari seorang bek tengah,” tutupnya.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini