“Ya, Madrid adalah favorit, mereka tahu segalanya, mereka bisa menuliskan naskah mereka sendiri karena mereka memiliki pengalaman empat kali tampil di final dalam lima tahun terakhir. Ada tiga klub yang dominan dalam beberapa tahun terakhir, dan kami menghadapi salah satunya. Saya tidak masalah dengan situasinya dan saya tidak merasa seperti underdog,” jelas Klopp, menukil dari 101 Great Goals, Senin (21/5/2018).

Lebih lanjut, Klopp coba mengingatkan banyak orang terkait yang terjadi pada final Liga Champions 2005 antara Liverpool kontra AC Milan. Klopp menilai saat itu Liverpool juga tidak difavoritkan. Namun begitu, pada akhirnya The Reds mampu mengejar ketertinggalan tiga gol dari Milan dan memenangkan babak adu penalti. Maka dari itu, Klopp merasa kalau apa pun bisa terjadi di final.
“Liverpool jelas bukan favorit di final 2005, dan itu sebelum mereka tertinggal 0-3. Sejujurnya, kami menyukai peran kami ini (tidak difavoritkan). Kami menyukai situasinya dan kami berada di sebuah momen yang bagus. Real Madrid adalah tim dengan kualitas tertinggi untuk meraih tiga kemenangan dalam tiga tahun, namun kami adalah Liverpool. Itu sesuatu yang tak boleh dilupakan,” tandas Klopp.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.