Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Klopp Enggan Liverpool Disebut Underdog Kontra Madrid

Hendry Kurniawan , Jurnalis-Senin, 21 Mei 2018 |02:15 WIB
Klopp Enggan Liverpool Disebut <i>Underdog</i> Kontra Madrid
Jurgen Klopp dan Para Pemain Liverpool (Foto: AFP)
A
A
A

LIVERPOOL – Laga sengit bakal tersaji kala Liverpool berjumpa Real Madrid di partai final Liga Champions 2017-2018 pada Minggu 27 Mei 2018 dini hari WIB. Menanggapi laga tersebut, Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengakui kalau Madrid memang lebih difavoritkan. Namun begitu, ia menolak jika timnya disebut sebagai underdog.

Terdapat banyak faktor yang membuat Madrid lebih difavoritkan untuk menjadi juara ketimbang Liverpool. Selain materi pemain yang lebih mumpuni dan merata, tim berjuluk Los Blancos itu juga merupakan juara bertahan Liga Champions. Pengalaman dan mental yang dimiliki para pemain Madrid tentunya berbeda dengan Liverpool.

(Baca juga: Henderson Optimis Liverpool Bisa Kalahkan Madrid di Final Liga Champions 2017-2018)

Real Madrid

Lebih jauh lagi, dalam empat musim terakhir, Madrid juga telah melaju ke final Liga Champions selama tiga kali. Mereka bahkan memenangkan ketiga partai final tersebut, yang masing-masing melawan Atletico Madrid (2014 dan 2016), serta Juventus (2017).

Kendati demikian, Klopp menilai bahwa bukan berarti timnya benar-benar tanpa kekuatan sama sekali. Menurutnya, meski Liverpool tidak diunggulkan, namun Mohamed Salah dan kolega tetap memiliki kans untuk memenangkan pertandingan. Ia merasa Liverpool bukanlah tim underdog, dan ia juga tak ingin orang lain memandangnya seperti itu.

“Ya, Madrid adalah favorit, mereka tahu segalanya, mereka bisa menuliskan naskah mereka sendiri karena mereka memiliki pengalaman empat kali tampil di final dalam lima tahun terakhir. Ada tiga klub yang dominan dalam beberapa tahun terakhir, dan kami menghadapi salah satunya. Saya tidak masalah dengan situasinya dan saya tidak merasa seperti underdog,” jelas Klopp, menukil dari 101 Great Goals, Senin (21/5/2018).

Liverpool

Lebih lanjut, Klopp coba mengingatkan banyak orang terkait yang terjadi pada final Liga Champions 2005 antara Liverpool kontra AC Milan. Klopp menilai saat itu Liverpool juga tidak difavoritkan. Namun begitu, pada akhirnya The Reds mampu mengejar ketertinggalan tiga gol dari Milan dan memenangkan babak adu penalti. Maka dari itu, Klopp merasa kalau apa pun bisa terjadi di final.

“Liverpool jelas bukan favorit di final 2005, dan itu sebelum mereka tertinggal 0-3. Sejujurnya, kami menyukai peran kami ini (tidak difavoritkan). Kami menyukai situasinya dan kami berada di sebuah momen yang bagus. Real Madrid adalah tim dengan kualitas tertinggi untuk meraih tiga kemenangan dalam tiga tahun, namun kami adalah Liverpool. Itu sesuatu yang tak boleh dilupakan,” tandas Klopp.

(Fetra Hariandja)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement