nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Geramnya Bos Persib atas Kinerja Wasit dan PSSI

Oris Riswan, Jurnalis · Kamis 17 Mei 2018 09:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 17 49 1899237 geramnya-bos-persib-atas-kinerja-wasit-dan-pssi-1OkkZFWj01.jpg Persib Bandung. (Foto: Antara)

BANDUNG - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengungkap pendapatnya atas kinerja wasit. Sebab, Persib berkali-kali menjadi korban atas keputusan yang dirasa tidak adil.

Untuk kinerja wasit, Umuh menyoroti soal Bojan Malisic yang menjadi korban keganasan pemain di lapangan saat bertanding.

Pertama, saat dijamu Arema FC, Bojan ditanduk oleh Arthur Cunha. Tapi, saat itu Arthur tidak diberi hukuman oleh wasit.

Kedua, wajah pemain asal Serbia itu disikut pemain Persipura Jayapura, Abdoulaye Maiga. Insiden itu pun tak berbuah hukuman dari wasit meski saat itu para pemain Persib melancarkan protes keras.

Baca juga: Persib Hendak ke Luar Negeri sebagai Ganti Batalnya Laga Kontra Persebaya

Umuh mengaku khawatir Bojan trauma bermain. Apalagi, ia baru kali ini bermain di Indonesia. Sebab, perilaku pemain lawan yang diluar batas fair play seolah dilakukan pembiaran oleh wasit.

"Kemarin (saat melawan Persipura) dia disikut lagi. Itu murni pelanggaran, tapi tidak dikasih kartu. Dia nanti bisa trauma," ucap Umuh, Kamis (17/5/2018).

Ke depan, ia meminta wasit-wasit yang memimpin di Liga 1 memiliki kualitas tinggi. Sehingga, sang pengadil lapangan akan benar-benar memimpin laga dengan adil dan menjunjung tinggi fair play.

(Skuad Persib)

"Saya minta wasit yang tegas. Kalau tidak tegas kan bahaya juga. Wasit harus benar-benar terdidik dan tahu aturan," ungkap Umuh.

Selain persoalan wasit, ia juga mengungkap kekesalannya terhadap PSSI. Sebab, Persib begitu mudah disanksi PSSI. Ratusan juga pun sudah mengalir dari kocek Persib untuk membayar sanksi ke PSSI.

Baca juga: Kata Para Pemain Persib soal Teror Bom di Indonesia

Sebagai contoh, kasus Supardi Nasir yang dinilai menanduk wasit disanksi dengan larangan bertanding empat kali ditambah denda puluhan juta. Sedangkan pemain lain yang melakukan aksi serupa ada yang tidak disanksi.

Ia berharap PSSI berbenah. PSSI jangan membedakan perlakuan terhadap klub-klub di Indonesia. "Jadi, saya harap PSSI bisa cepat menyadari. Jangan terlalu gampang kasih sanksi buat Persib," kata Umuh.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini