SURABAYA - Laga Derby Jawa Timur yang mempertemukan Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada Minggu 6 Mei 2018 sore WIB dalam lanjutan pekan ketujuh Liga 1 musim 2018 mendapat perhatian khusus dari panitia penyelenggara (panpel). Mereka menyoroti keamanan pada laga tersebut.
Pihak Panpel Persebaya pun memutuskan untuk melarang Aremania –sebutan suporter Arema FC– untuk hadir mendampingi timnya berlaga di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Hal ini dilakukan sehubungan dengan keputusan dari Kapolda Jawa Timur. Ketua Panpel Persebaya, Wisnu Sakti Buana, mengatakan larangan Aremania untuk datang ke Surabaya merupakan instruksi dari Kapolda Jawa Timur sejak 1999.
BACA JUGA: Rahmad Darmawan Tak Akan Manfaatkan Absennya Beberapa Pilar Penting Bali United

"Keputusan Kapolda sejak 1999 belum pernah dicabut. Kalau Arema bermain di Surabaya, Aremania tidak boleh hadir. Begitu juga sebaliknya, kalau Persebaya bermain di Malang, Bonek (suporter Persebaya) dilarang datang. Itu demi keamanan," ungkap Wisnu, saat konferensi pers, Sabtu (5/5/2018).