Pada menit ke-42, Man City sebenarnya mampu kembali membobol gawang Liverpool. Adalah Leroy Sane yang menyelip di sela-sela pertahanan Liverpool dan memanfaatkan dengan baik umpan kiriman Gabriel Jesus. Sayangnya, gol tersebut dianulir oleh wasit lantaran Sane telah berada dalam posisi off-side.
Di babak kedua, Man City masih belum mengendurkan penyerangan mereka. Namun demikian, di sisi lain, Liverpool pun mulai berani untuk bermain semakin terbuka. Bahkan tim berjuluk The Reds itu mampu membuat lini pertahanan kubu tuan rumah kerepotan di awal-awal babak kedua.
Apa yang diupayakan Liverpool pun tidak sia-sia. Pasalnya, di menit ke-56 mereka mampu menyamakan kedudukan. Aksi individu Sadio Mane yang mencoba merangsek ke jantung pertahanan Man City, menciptakan sebuah kemelut di dalam kotak penalti. Mohamed Salah lekas dengan cepat menyambar bola yang menjadi rebutan, setelah menggiringnya sedikit ke posisi yang kosong, winger asal Mesir itu lekas melepaskan tendangan chip yang tak bisa dijangkau para pemain Man City. Skor kini menjadi 1-1.
Tak cukup sampai di situ, pada menit ke-77 Liverpool kembali mencetak gol lagi dan membalikkan kedudukan. Blunder yang dilakukan bek Man City, dimanfaatkan dengan baik oleh Roberto Firmino untuk mencuri bola dan kemudian dikreasikan menjadi gol. Liverpool unggul 2-1.
Meski masih tersisa 13 menit waktu normal, namun dapat dikatakan permainan telah berakhir bagi Man City. Pasalnya, untuk bisa lolos ke semifinal, Sergio Aguero dan kolega harus mencetak lima gol lagi.