MANCHESTER – Manchester City gagal mewujudkan targetnya untuk bisa membalikkan keadaan di laga leg kedua babak perempatfinal Liga Champions 2017-2018. Alih-alih mengejar ketertinggalan agregat 0-3 dari Liverpool, tim berjuluk The Citizens itu justru harus kembali tumbang, kali ini dengan skor 2-1. Dengan hasil tersebut, Man City pun dipastikan gugur karena kalah agregat 1-5, sedangkan Liverpool menuju semifinal.
Sesaat setelah wasit meniup peluit tanda pertandingan dimulai, para pemain Man City langsung tancap gas menyerbu lini pertahanan Liverpool. Maklum saja, pasalnya skuad asuhan Josep Guardiola itu membutuhkan setidaknya empat gol di pertandingan ini, tanpa kebobolan, untuk bisa lolos ke babak semifinial.
Hasilnya tak percuma, laga baru berjalan dua menit, kubu Manchester Biru sudah langsung membuka angka. Berawal dari intercept yang bagus dari pemain tengah Man City, bola pun langsung dialirkan ke lini serang. Raheem Sterling menerima bola dengan baik dan lekas mengirimkannya kepada Gabriel Jesus yang berdiri bebas di muka gawang Liverpool melalui umpan tariknya. Tanpa kesulitan, striker muda Brasil itu menceploskan bola ke dalam gawang Liverpool. Man City unggul 1-0.
Selepas unggul satu gol, sontak mental bertanding para pemain Man City langsung meningkat drastic. Kini seolah-olah bukan hal yang mustahil untuk membalikkan keadaan. Serangkaian peluang emas pun mereka dapatkan. Namun sayangnya, kubu tuan rumah tak bisa memanfaatkannya dengan baik.
Seperti yang terjadi pada menit ke-27 kala Kevin De Bruyne melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Kendati demikian, tembakan gelandang Belgia itu masih terlalu mudah untuk diamankan oleh penjaga gawang Liverpool, Loris Karius.