PSG Jual Neymar jika Langgar Aturan FFP

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 21:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 14 51 1872758 psg-jual-neymar-jika-langgar-aturan-ffp-xj9wb4A11e.jpg Neymar berpotensi dijual Madrid. (Foto: REUTERS/Paulo Whitaker)

PARIS – Paris Saint-Germain (PSG) memiliki wacana untuk menjual Neymar Jr pada bursa transfer musim panas 2018. Hal itu dilakukan kubu Les Parisiens –julukan PSG– jika mereka melanggar aturan Financial Fair Play (FFP) yang diterapkan Federasi Sepakbola Eropa (UEFA).

PSG memang di ambang menabrak batas perihal aturan FFP keluaran UEFA. Sebab PSG belanja pemain jorjoran, tanpa menyeimbangkan neraca keuangan dengan menjual beberapa pemain mereka. Pada bursa transfer musim panas 2017, PSG mendatangkan lima pemain dan mengeluarkan uang sebesar 214 juta pounds atau sekira Rp4,1 triliun.

Di saat yang bersamaan, PSG hanya menerima 84 juta pounds atau setara Rp1,6 triliun dari hasil penjualan enam pemain. Bahkan pada bursa transfer musim panas 2018, pengeluaran PSG akan membengkak. Sebab pada bursa transfer mendatang, PSG memiliki kewajiban untuk menebus Kylian Mbappe dari AS Monaco seharga 180 juta euro (Rp3 triliun).

BACA JUGA: Coutinho Ingin Neymar Kembali ke Barcelona

Jelas, PSG dalam posisi harap-harap cemas saat ini. Untuk menyeimbangkan neraca keuangan mereka, cara terpraktis ialah melepas Neymar. Saat ini Real Madrid jadi klub yang disebut-sebut tertarik kepada pesepakbola berusia 26 tahun itu.

Namun, PSG takkan melepas Neymar dengan harga murah. Seperti diberitakan 90min, Rabu (14/3/2018), PSG siap menjual Neymar, asalkan ada klub yang berani membayar 400 juta euro atau setara Rp6,7 triliun.

Los Blancos –julukan Madrid– masih jadi klub terdepan untuk mendatangkan Neymar. Meski nominal Rp6,7 triliun sangatlah tinggi, Madrid diyakini memiliki tabungan yang cukup untuk membeli Neymar. Hal itu karena semenjak ditangani Zinedine Zidane per 4 Januari 2016, Madrid dikenal sebagai tim yang irit.

BACA JUGA: Neymar Dapat Bujuk Rayu agar Bertahan di PSG

Terhitung sejak 2016 hingga 2018, Madrid “hanya” mengeluarkan 70 juta euro atau sekira Rp1,6 triliun untuk mendaratkan pemain anyar. Karena itu, Madrid memiliki tabungan cukup untuk dibobol pada bursa transfer musim panas mendatang.

Apalagi, Neymar sangat dibutuhkan Madrid. Neymar diproyeksikan Madrid untuk menggantikan posisi Cristiano Ronaldo yang kini berusia 33 tahun. Ronaldo memang masih tajam, namun Madrid tak bisa terus mengandalkan tenaga ayah empat anak tersebut. Seiring bertambahnya usia, fisik Ronaldo pasti mengalami penurunan dan saat itu kehadiran Neymar dibutuhkan Madrid.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini