Dortmund Pertanyakan Mentalitas Aubameyang Setelah Dilirik Arsenal

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 19 Januari 2018 07:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 19 48 1847212 dortmund-pertanyakan-mentalitas-aubameyang-setelah-dilirik-arsenal-rQRVEFyq0k.jpg Pierre Emerick-Aubameyang (Foto: AFP)

DORTMUND – Klub Jerman, Borussia Dortmund, telah meninggalkan Pierre-Emerick Aubameyang dari skuadnya untuk berhadapan dengan Hertha Berlin. Di saat bersamaan Direktur Olahraga Borussia Dortmund, Michael Zorc, juga mempertanyakan mentalitas sang penyerang di tengah terpaan Arsenal yang siap memboyongnya menuju Emirates Stadium bulan ini.

Sebelumnya, pelatih Arsenal, Arsene Wenger, telah mengungkapkan minatnya terhadap sang striker pada sebuah sesi jumpa pers beberapa waktu lalu. Wenger menilai pemain berkebangsaan Gabon tersebut akan menjadi pemain yang bagus untuk Arsenal.

Keputusan pelatih berkebangsaan Prancis tersebut memasukkan Aubameyang ke dalam radarnya karena khawatir dengan masa depan Alexis Sanchez yang tak kunjung menemukan titik terang. Ia akan menjadikan Aubameyang sebagai pengganti Sanchez jika pemain berkebangsaan Cile tersebut memutuskan hengkang bulan ini.

Di sisi lain Aubameyang sendiri juga telah banyak dikaitkan kepindahannya dari Dortmund. Klub China Super League (CSL), Guangzhou Evergrande Taobao kabarnya juga telah menaruh hati untuk mengamankan jasanya.

Baca Juga:

(Pengacara Neymar Sebut Kliennya Tak Miliki Klausul Pelepasan)

Melihat hal tersebut, Zorc menilai Wenger tidak sopan karena berbicara tentang Aubameyang menjelang pertandingan yang mempertemukan Dortmund melawan Hertha Berlin. Alhasil pemain berusia 28 tahun itu tidak akan dimasukkan dalam skuad utama Peter Stoger.

“Kami memiliki kesan bahwa Aubameyang tidak memiliki 100% mental untuk fokus bermain. Ini jelas merupakan situasi yang sulit bagi kami. Sudah jelas bahwa spekulasi transfer sangat mengasyikkan bagi semua orang, namun sebenarnya itu bukanlah masalah bagi kami,” ucap Zorc, sebagaimana diberitakan Soccerway, Jumat (19/1/2018).

“Jika dia pergi bersama kami ke Berlin, tentu saja dia bisa bemain juga, tapi tidak ada siapa pun yang menjamin permainannya. Pada dasarnya, dia memutuskan apakah dia memenuhi syarat untuk tim ini. Saat ini saya memiliki kesan bahwa semuanya akan baik-baik saja,” tandasnya.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini