nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jengkel Lantaran Carlo Ancelotti Didepak, Legenda Bayern: Seharusnya Petinggi Klub yang Disalahkan

Rully Fauzi, Jurnalis · Jum'at 29 September 2017 19:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 29 48 1785818 jengkel-lantaran-carlo-ancelotti-didepak-legenda-bayern-seharusnya-petinggi-klub-yang-disalahkan-pwnFdEom9Q.jpg

MUNICH – Legenda hidup Bayern Munich, Stefan Effenberg, merasa jengkel dengan mantan klubnya yang baru saja memecat sang pelatih kepala, Carlo Ancelotti. Menurut gelandang andalan Bayern di akhir 90-an dan awal 2000-an itu, seharusnya para petinggi klub yang disalahkan atas performa buruk The Bavarians -julukan Bayern- belakangan ini.

Bayern akhirnya resmi mendepak Ancelotti dari kursi kepelatihan. Laga Liga Champions kontra Paris Saint-Germain (PSG) pada tengah pekan ini menjadi laga pamungkas Don Carletto bersama The Bavarians 

Pada laga matchday kedua Grup B Liga Champions 2017-2018 tersebut, Bayern memang dibantai PSG tiga gol tanpa balas. Serangan-serangan balik PSG melalui Neymar, Edinson Cavani, serta Kylian Mbappe membuat Bayern kerepotan sepanjang laga dan akhirnya harus menyerah 0-3 di Parc des Princes.

Effenberg sendiri dengan tegas mengambil sikap kontra dengan pemecatan Ancelotti ini. Bagi eks kapten Bayern tersebut, bukan Ancelotti yang layak dijadikan kambing hitam atas situasi buruk yang tengah menimpa Bayern, melainkan para petinggi klub, khusunya presiden Uli Hoeness dan CEO Karl-Heinz Rummenigge.

“Bayern adalah klub yang sangat-sangat besar. Bayern bukanlah klub yang suka membuat keputusan gegabah. Saya pikir pemecatan pelatih di awal musim bukanlah ciri khas Bayern. Ini sangat aneh,” tulis Effenberg dalam kolomnya di T-Online.

“Pemecatan pelatih ini membuka mata kita semua, bahwa para petinggi klub, terutama Uli Hoeness dan Karl-Heinz Rummenigge adalah pihak yang seharusnya dipertanyakan,” lanjutnya.

Tak ketinggalan, Effenberg juga menyoroti sikap beberapa pilar Bayern, yang dikabarkan memberontak pada Ancelotti dan berujung pada pemecatan manajer veteran asal Italia itu.

“Saya merasa sedih melihat terlalu berkuasanya para pemain. Ini benar-benar salah. Tapi, saya yakin Ancelotti akan mampu mengatasi situasi sulit seperti itu dengan segudang pengalamannya. Sayang, klub tak mempertahankannya,” tukas Effenberg.

(rul)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini