Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

EKSKLUSIF: Bukan Trofi di Turnamen Touloun atau Gothia Cup, Ini yang Paling Berkesan di Karier Sepakbola Egy Maulana Vikri

Ramdani Bur , Jurnalis-Selasa, 26 September 2017 |20:04 WIB
EKSKLUSIF: Bukan Trofi di Turnamen Touloun atau Gothia Cup, Ini yang Paling Berkesan di Karier Sepakbola Egy Maulana Vikri
Egy Maulana meraih beragam trofi di usia muda. (Foto: Heru Haryono/Okezone)
A
A
A

Namun, saat Okezone bertanya apa yang paling berkesan selama menjadi pesepakbola, bukan keberhasilan memenangi dua trofi itu disebut Egy. Saat masih bermain sepakbola di Medan bersama Sekolah Sepakbola (SSB) Tasbih, Egy sempat dicurangi panitia turnamen sepakbola yang diikutinya.

BACA JUGA: EKSKLUSIF: Egy Maulana, Tekad Tampil di Kompetisi Eropa dan Belum Berpikir Bela Klub Liga 1

SSB Tasbih yang dimotori Egy lolos ke final meski akhirnya takluk. Meski begitu, Egy dinobatkan sebagai pemain terbaik dan layak mendapat trofi. Namun setelah ditunggu-tunggu, Egy urung menjadi pemain terbaik. Gelar pun diberikan kepada pemain lain.

“Saya masih ingat sampai sekarang. Saya ikut turnamen dan tim saya kalah di final. Namun, pembagian piala diberikan satu hari setelahnya dan di hari kekalahan itu, saya disebut keluar sebagai pemain terbaik. Keesokan harinya saat ingin ambil trofi pemain terbaik, saya ditelfon panitia bahwa gelar pemain terbaik saya dicabut dan digantikan pemain lain,” kata Egy dalam wawancara eksklusif yang dilakukan Okezone.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement