nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

"Tuhan Menakdirkan Zambia jadi Raja Afrika"

Randy Wirayudha, Jurnalis · Kamis 23 Februari 2012 06:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2012 02 23 51 580812 5AhR6q8EZq.jpg Boubacar Barry (kiri) hanya bisa terdiam usai Zambia memenangkan drama adu penalti di final Piala Afrika (Foto: Daylife)

LOKERENGardien (kiper) timnas Pantai Gading, Boubacar Barry, masih tak bisa melupakan final Piala Afrika 2012 silam. Meski sudah berlalu lebih dari sepekan, tapi Barry masih tak habis pikir bagaimana timnya bisa gagal menjadi raja Afrika tahun ini.

 

Padalah, Pantai Gading punya banyak peluang emas dibanding Zambia. Bahkan Didier Drogba punya kesempatan paling bagus dari titik penalti, tapi akhirnya harus gigit jari karena gagal mengkonversinya menjadi gol.

 

Akhirnya, Chipolopolo – julukan Zambia, yang keluar menjadi jawara benua hitam tahun ini dan Pantai Gading hanya bisa tertunduk lesu, usai kalah dalam drama adu penalti. Barry pun sempat tak bisa menahan kekecewaannya.

 

Tapi belakangan ini, Barry tersadar, bahwa kekalahan Les Éléphants dari Zambia, tak lepas dari campur tangan Yang Maha Esa. Barry mengerti bagaimana sejumlah kans gugur begitu saja dan secara dramatis, Chris Katongo cs yang akhirnya menjadi juara berkat takdir Tuhan yang memang menentukan seperti itu.

 

“Zambia sudah ditakdirkan untuk memenangi gelar Piala Afrika 2012,” ujar Barry, sebagaimana dinukil Super Sport, Kamis (23/2/2012).

 

“Kemenangan mereka atas kami, sudah ditentukan Tuhan. Kami berupaya sebaik mungkin, tapi jika anda orang yang beragama, anda pasti dengan mudah akan menduga final itu sudah ditentukan sejak kickoff,” lanjutnya.

 

“Tidak ada yang bisa kami lakukan untuk mengubah takdir Tuhan atas keberhasilan tim Zambia,” tambah kiper yang berkarier di Liga Belgia bersama K.S.C. Lokeren itu.

 

Kendati begitu, Barry tetap sadar diri bahwa laga final yang dramatis itu sudah lama usai. Barry pun berbesar hati dan tak lupa melayangkan respek serta ucapan selamat kepada Zambia yang dianggap layak menjadi kampiun Afrika.

 

“Mereka pantas atas gelar itu. Saya ingin mengirimkan ucapan selamat dan saya hanya bisa ikut berbahagia atas kemenangan mereka,” tutup Barry.

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini