nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tumpah Ruah Euforia di Lusaka

Randy Wirayudha, Jurnalis · Senin 13 Februari 2012 08:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2012 02 13 51 574421 JN5VEZvts4.jpg Fans Zambia di ibukota Lusaka, tumpah ruah usai Zambia merebut trofi Afrika (Foto: Reuters)

LUSAKA – Bukan main ramainya suasana Lusaka, ibukota Zambia, usai timnas mereka didapuk menjadi Raja Afrika edisi ke-28. Zambia menggondol trofi African Cup of Nations 2012, setelah membungkan tim unggulan Pantai Gading lewat adu penalti.

 

Ya, tim berjuluk Chipolopolo membuyarkan asa Les Éléphants lewat drama‘tos-tosan’ setelah melalui 120 menit tanpa gol. Negeri kaya tembaga itupun tumpah ruah memenuhi pusat dan sudut-sudut kota Lusaka, ketika Chris Katongo mengangkat trofi Afrika tinggi-tinggi di Libreville.

 

Sebagaimana dikutip Yahoosports, Senin (13/2/2012), puluhan ribu warga Lusaka dan sekitarnya, langsung turun ke jalan untuk ber-euforia atas trofi Afrika pertama mereka, dengan sejumlah sautan senandung nyanyian dan tiupan terompet.

 

Final kali ini juga spesial bagi tim asuhan Herve Renard tersebut. Venue final di Stade d’Angondjé, tak jauh dari tempat yang emosional bagi Zambia. Stadion tersebut dekat dengan lokasi jatuhnya pesawat militer yang membawa 30 anggota tim dan ofisial Zambia di tahun 1993.

 

Tentunya, kemenangan ini adalah momen yang tepat untuk memberi penghormatan lagi kepada mereka, setelah timnas Zambia sempat ‘berziarah’, pekan lalu sebelum berangkat ke Libreville untuk menjalani final.

 

Puluhan ribu fans Zambia yang menonton di sejumlah lokasi nonton bareng di jalan-jalan kota Lusaka, tetap bergeming selama final, meski hujan deras mengguyur. Sorakan, teriakan dan kegempitaan pun muncul dari sejumlah lokasi tersebut, plus yang menyaksikan di sejumlah bar, untuk langsung merayakan di jantung ibu kota. Selamat, Zambia!

(raw)

Berita Terkait

Piala Afrika 2012

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini