Timo Tepis Rumor

Kukuh Setiawan, Jurnalis · Sabtu 10 September 2011 01:28 WIB
https: img.okezone.com content 2011 09 10 49 500976 KJHLmNk8eN.jpg Foto: Ist

MALANG - Pelatih Persema Malang Timo Scheunemann menampik kabar dirinya bakal lengser dari kursi kepelatihan. Ia mengatakan hingga saat ini masih berstatus pelatih utama dan belum ada rencana pergantian.

 

Sebelumnya Timo disebut-sebut bakal diposisikan sebagai Direktur Teknik Persema dan posisinya sebagai pelatih ditempati wajah baru. Pelatih yang berpotensi mengganti Timo adalah mantan arsitek Persela Subangkit.

 

"Tidak ada rencana itu. Saya juga tidak mendengar rencana apa-apa dari manajemen. Kalau misalnya ada rencana pergantian posisi, tentunya saya juga pasti diajak bicara. Nyatanya tak ada pembicaraan," ungkap Timo kemarin sore.

 

Informasi lain bahkan menyebutkan pelatih kelahiran Pare, Kediri, ini bakal menempati posisi di kepengurusan PSSI. Lagi-lagi itu dibantah Timo yang masih ingin menyelesaikan tugasnya bersama Laskar Ken Arok.

 

Timo sendiri tepat semusim berada di klub yang dulunya milik Pemkot Malang ini. Dalam setahun terakhir, ia berpeluang mencicipi tiga kompetisi sekaligus karena sebelumnya sempat membawa Persema di Indonesia Super League (ISL) dan Liga Primer Indonesia (LPI).

 

"Anda lihat sendiri saya masih tetap di Persema dan memimpin tim berlatih. Tidak ada masalah apa pun sejauh ini. Manajemen juga masih percaya kepada saya untuk kompetisi nanti," tambah Timo yang semasa menjadi pemain sempat memperkuat Persiba Balikpapan.

 

Sementara, terkait transfer pemain, Timo dengan gamblang mengatakan belum ada perkembangan berarti. Ia menyadari manajamen tak mudah memboyong pemain karena kalah dengan tim-tim besar.

 

Salah satu incaran yang dipastikan lepas adalah gelandang Persiba Bantul Wahyu Wiji Astanto. Pemain yang sangat diminati Timo ini dikabarkan telah sepakat membela Macan Kemayoran alias Persija Jakarta.

 

Kondisi itu membuktikan Persema semakin sulit mendapatkan pemain incaran. Dari daftar yang disodorkan Timo kepada manajemen, belum satu pun pemain yang diikat. Padahal Timo ingin secepatnya melengkapi tim dengan sistem transfer langsung tanpa seleksi.

 

"Kondisinya memang di luar dugaan. Sejumlah pemain memilih klub besar dibanding Persema. Lagipula kita tak bisa memberikan gaji besar karena pertimbangan kondisi finansial. Kita akan terus berdiskusi dengan pelatih terkait hal ini," terang CEO Persema Didied Poernawan.

 

Didied mengatakan manajemen sudah mengerahkan segala kemampuan untuk mendatangkan pemain yang diidamkan pelatih. Namun situasinya ternyata tak segampang yang dibayangkan karena Laskar Ken Arok tak mempunyai daya tawar tinggi.

(wei)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini