Share

Arema-Carezo Tak Sebatas Formalitas

Kukuh Setiawan, Koran SI · Minggu 01 Mei 2011 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2011 05 01 50 451930 R8RAtOE7LA.jpg Logo Liga Champions Asia

MALANG - Peluang Arema FC lolos dari fase grup Liga Champion Asia (LCA) memang sudah kandas. Tapi bukan berarti pertandingan menjamu Cerezo Osaka di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Selasa (3/5/2011) sekadar formalitas.

Tim Singo Edan terlihat masih lapar kemenangan di level Asia, setelah babak belur di empat laga sebelumnya. Terakhir sang singa dibikin jinak dengan lima gol tanpa balas di kandang Shandong Luneng, dua pekan lalu.

Nah, pertandingan home terakhir lawan Cerezo Osaka menjadi kesempatan terakhir tim asuhan Miroslav Janu menambal malu. Sangat realistis, karena di laga terakhir ke markas Jeonbuk Hyundai Motors bakal sangat sulit dijadikan lumbung poin.

"Kita tetap menginginkan kemenangan. Sama sekali tidak ada niat untuk tidak serius. Pelatih siap menurunkan kekuatan terbaikny," terang Asisten Pelatih Arema Joko Susilo, kemarin. Salah satu bukti keseriusan adalah langkah Arema meminta dispensasi untuk pemain yang tergabung tim nasional (timnas) SEA Games.

Tim bentukan 11 Agustus 1987 tersebut berniat menunda kepergian Kurnia Meiga, Dendi Santoso dan Yongki Ariwibowo ke timnas. Rencananya mereka bergabung timas Senin (2/5/2011). Jika permohonan diluluskan, maka Arema berpeluang tampil dengan kekuatan komplit.

Esteban Guillen yang sempat istirahat lima pekan karena cedera hamstring juga sudah 100 persen siap dimainkan. "Esteban sudah siap. Kita tinggal berharap rekomendasi tiga pemain yang dipanggil timnas. Semoga tak ada kendala," tambah striker Arema era 90-an ini.

Kubu Arema memahami untuk memetik kemenangan tetap sangat sulit dan status pemilik kandang sama sekali bukan jaminan. Untuk itulah staf pelatih meminta pemain tampil tanpa tekanan walau tetap fokus memburu kemenangan.

Hasil positif juga sangat diperlukan tim kesayangan Aremania, setelah tiga kali tersungkur di pertandingan terakhir. Arema dengan mudah dikalahkan Shandong Luneng, yang kemudian berlanjut dengan kekalahan di kandang Pelita Jaya dan Semen Padang. Paling tidak, sebuah kemenangan bakal sedikit mengembalikan kepercayaan diri pemain.

Pada pertemuan pertama di Osaka, Arema tampil tak terlalu buruk dan hanya kalah tipis 2-1. Berpatokan pada hasil itu Singo Edan optimistis bisa mengimbangi Cerezo yang masih bersaing dengan Shandong Luneng dan Jeonbuk Hyundai Motors untuk meraih satu tiket ke fase knock out.

Tampil di Kanjuruhan, Cerezo bukannya tanpa supporter. Informasi dari manajemen Arema, rencananya Cerezo bakal mengerahkan tak kurang 1.300 supporter ke Malang. Tapi jangan salah, mereka bukan supporter 'asli' yang datang dari Negeri Sakura.

Supporter Cerezo adalah karyawan pabrikan mesin diesel Yanmar, yang perusahaannya berada di Pandaan dan Bogor. Yanmar sendiri adalah perusahaan yang ikut menyokong klub berwarna kostum ungu-hitam itu.

"Mereka sudah terkoordinir dan sudah ada pemberitahuan akan datang ke Malang. Kita juga telah menyiapkan tribun khusus supporter tamu untuk mereka," papar Media Officer Arema Sudarmaji.

(msy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini