Lebih lanjut, Di Canio merasa tidak ada solusi untuk memperbaiki permainan dan hasil-hasil yang dialami Juventus. Menurutnya, situasi di skuad asuhan Luciano Spalletti sudah terlalu kacau.
“Tidak ada jiwa. Anda tidak bisa melihat cahaya. Anda bisa lihat 10-15 menit awal, pemain seperti (Pierre) Kalulu yang selalu bisa diandalkan, (tiba-tiba) membuat kesalahan semacam ini,” sahut Di Canio.
“Sungguh kacau. Saya tidak mengerti bagaimana mereka bisa mencari solusi (atas masalah-masalah) ini,” tutupnya.
Kekalahan itu membuat Juventus terlempar ke posisi delapan klasemen Liga Italia 2026-2027 dengan 14 poin. Mereka tertinggal 11 angka dari dua pemuncak sementara yakni Inter Milan dan Lazio.
(Wikanto Arungbudoyo)