Selain denda Rp30 juta terkait insiden keributan dan sanksi larangan suporter tandang, Persija juga dibebani denda tambahan Rp60 juta. Denda ini diberikan akibat pelanggaran yang melibatkan penggunaan benda berbahaya berupa flare di tribune.
"Nah, hal lain, ada beberapa keputusan denda juga yang ditanggung atau dibebankan kepada Persija tentang pelanggaran terjadinya penyalaan petasan sebanyak tiga kali serta pelemparan dua buah flare, sehingga suporter The Jak atau Persija dinyatakan dan diharuskan membayar denda sebesar Rp60 juta," tutur Ferry.
Dengan demikian, total denda yang dibebankan kepada Persija mencapai Rp90 juta. Ada pun, Persita juga tak lekang dari hukuman akibat insiden dalam pertandingan tersebut.
Komdis PSSI memutuskan Persita dihukum denda sebesar Rp40 juta. Keputusan itu dibuat karena panitia pelaksana pertandingan, dalam hal ini Persita selaku tuan rumah, gagal menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan.
(Wikanto Arungbudoyo)