PESEPAKBOLA legenda Arsenal, Thierry Henry, angkat bicara setelah tidak merumput di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Sabtu 10 Oktober 2026 malam WIB. Mantan asisten pelatih Timnas Belgia itu blak-blakan absen karena masih mengalami cedera.
Kehadiran Thierry Henry di Indonesia untuk ambil bagian di laga Arsenal Legends melawan Manchester United Legends yang berkesudahan dengan skor 3-2. Laga itu bertajuk '2026 Champions Impact in Jakarta: The Rivalry Returns'.
Thierry Henry mengatakan tidak mau memaksakan diri untuk turun. Namun, ia tetap menjalankan kewajibannya dengan hadir di Indonesia untuk menyemarakkan laga tersebut.
"Bagi saya sederhana saja. Otot hamstring saya yang meminta saya menjadi pelatih. Jadi itu keputusan yang sangat mudah. Tubuh saya memberi sinyal bahwa saya harus melakukannya. Saya baru saja bermain di laga testimonial Robert Pires dan mengalami sedikit cedera," kata Henry dalam konferensi pers usai laga Rivalry Returns.
"Jadi, saya tetap ingin berada di sini, ingin hadir dan melihat Jakarta serta semua orang di sini, tetapi hamstring saya menyarankan bahwa sebaiknya saya berada di bangku cadangan," tambah pemenang trofi Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000 bersama Timnas Prancis tersebut.
Sebagai pelatih, Henry membeberkan pesan kepada para pemain legenda Arsenal. Ia meminta agar Arsenal tidak kalah dari pemain-pemain Manchester United yang sempat menjadi rival mereka di Liga Inggris.