Usai pertandingan, Roberto De Zerbi mengaku kecewa dengan kekalahan tim asuhannya. Ia menilai, seharusnya skuadnya bisa mencegah terjadinya gol kedua lantaran sudah mempelajari permainan Aston Villa.
"Kami kebobolan gol yang tidak bisa diterima akibat tendangan jauh dan bola panjang. Kami sudah mengetahuinya sebelum pertandingan karena musim ini Aston Villa memainkan bola panjang 86 persen lebih banyak dibandingkan musim lalu, dan kami sudah membahas hal ini dalam banyak sekali pertemuan," tuturnya, melansir Sky Sports, Minggu (20/9/2026).
Ia mengatakan, timnya tidak boleh kehilangan keseimbangan hanya karena situasi di awal babak kedua.
"Ini adalah tanggung jawab saya. Saya menerima tanggung jawab itu," kata De Zerbi.
(Erha Aprili Ramadhoni)