Sementara itu, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, memberikan kredit atas penyelenggaraan HPSL Jakarta 2025-2026. Menurutnya, kehadiran turnamen usia muda tak hanya melahirkan juara tetapi menjadi sumber pencarian pemain masa depan bagi Timnas Putri Indonesia.
"Sudah ada beberapa pemain yang kami monitor dan ada yang bergabung di timnas U-17. Harapannya semakin banyak pemain yang bisa kami rekrut, baik untuk timnas junior maupun senior," kata Vivin.
"Liga seperti ini membangkitkan gairah sepakbola putri dan membuka kesempatan bagi pemain dari berbagai daerah untuk berkompetisi," lanjutnya.
Jakarta menjadi regional terakhir dari rangkaian kompetisi Hydroplus Soccer League musim 2025-2026 setelah Surabaya, Bandung, dan Kudus. Selanjutnya, para juara regional tersebut kembali beraksi dan berjuang pada Hydroplus Soccer League All-Stars yang berlangsung di Kudus, 5-12 Juli.
Selain itu, para pemain juga berkesempatan tampil di MilkLife Soccer Challenge All-Stars (23-28 Juni) hingga Srikandi Merdeka Cup (14-23 Agustus), Ajang itu akan diikuti sejumlah negara Asia.
(Wikanto Arungbudoyo)