Pemain yang akrab disapa Tintin itu menyalahkan Conte. Menurutnya, mantan juru taktik Chelsea itu punya taktik yang terlalu bertahan!
“Kami bermain sangat defensif. Kalau kamu mencoba memenangi setiap laga dengan selisih 1 gol dengan formasi 4-5-1, Anda memainkan gaya sepakbola tertentu,” terang De Bruyne.
“Di awal musim, kami bahkan bermain jauh lebih bertahan. Striker kami hanya cetak 10 gol. Tidak ada gunanya basa-basi, kami punya visi yang berbeda terkait sepakbola. Saya tidak pernah bermain di posisi yang saya mau di bawah Conte,” tandasnya.
Berbeda dengan Conte yang memang punya opsi putus kontrak di tengah jalan, De Bruyne masih terikat kerja sama hingga 30 Juni 2027. Itu artinya, masih ada semusim lagi bagi pemain berusia 34 tahun itu di Kota Naples.
(Wikanto Arungbudoyo)