BUDAPEST - Mantan gelandang Arsenal dan Timnas Prancis, Samir Nasri, memutuskan mundur dari tugasnya sebagai pundit pinggir lapangan untuk siaran langsung final Liga Champions 2025/2026 antara Paris Saint-Germain (PSG) kontra Arsenal di Budapest, Hongaria.
Keputusan mengejutkan itu bermula dari insiden saat babak semifinal. Ketika Nasri bertugas meliput laga PSG melawan Bayern Munich di Allianz Arena, Munich, para ultras PSG tak henti melontarkan ejekan kepadanya. Situasi makin mencolok karena mantan winger PSG, David Ginola, justru mendapat sambutan meriah dari suporter yang sama.
Menurut laporan Le Parisien, stasiun Canal+ awalnya memasukkan nama Nasri dalam daftar tim peliput final. Namun daftar terbaru yang diserahkan ke UEFA sudah tidak lagi mencantumkan namanya.
Nasri tak sepenuhnya diam soal insiden tersebut. Ia mengakui sudah terbiasa dihina sebagai mantan pemain Olympique de Marseille — rival abadi PSG — dan menganggap itu bagian dari risiko profesi.
"Sebagai mantan pemain Marseille, dihina fans Paris adalah bagian dari permainan. Tapi ada satu hal yang benar-benar mengganggu saya, mereka menghina ibu saya," kata Nasri kepada L'Equipe.
Sebelum menjulang di Premier League bersama Arsenal dan Manchester City, Nasri memang menorehkan 166 penampilan bersama Marseille. Rivalitas antarklub itu rupanya masih membekas panjang hingga ke ruang siaran.
Kendati demikian, Nasri menegaskan keputusannya absen ke Budapest bukan semata karena hinaan tersebut, melainkan karena final ini lebih tepat dianalisis oleh sosok yang memiliki kedekatan emosional dengan kedua klub yang bertanding.
Final Liga Champions musim 2025-2026 akan digelar pada Sabtu, 30 Mei 2026, dengan kick-off pukul 18.00 CEST. Laga puncak ini berlangsung di Puskás Aréna, Budapest, Hungaria, dan menjadi pertama kalinya Hungaria menjadi tuan rumah final Liga Champions.
(Dian AF)