Kenaikan itu bukan tanpa alasan. AS Roma tercatat pernah mendekati Fabregas sebagai kandidat utama pengganti Claudio Ranieri, dan Bayer Leverkusen pun sempat melirik namanya sebelum akhirnya memilih Erik ten Hag.
Como menolak mentah-mentah semua pendekatan itu dan meresponsnya dengan kontrak baru hingga musim panas 2028.
Laporan dari Gianluca Di Marzio dan Sky Sport Italia menegaskan bahwa Fabregas tidak hanya mendapat kenaikan gaji, tetapi juga tugas lebih besar dalam pengelolaan tim, sebuah kepercayaan penuh dari Hartono Bersaudara kepada pelatih muda berbakat mereka.
Catatan mengesankan Fabregas juga patut diapresiasi setelah sukses membantu Como 1907 lolos ke Liga Champions 2026-2027 sepanjang sejarah klub tersebut.
(Dian AF)