JAKARTA - Antonio Conte akan mengucapkan perpisahan terakhirnya di depan Stadion Maradona pada pertandingan melawan Udinese di pekan terakhir Serie A 2025/2026, pada Minggu.
Menurut laporan dari berbagai media termasuk La Gazzetta dan Il Corriere dello Sport, yang kemudian dikonfirmasi Fabrizio Romano, Conte akan meninggalkan posisinya di Napoli pada akhir musim 2025/2026. Pertandingan terakhirnya di kandang melawan Udinese pada Minggu malam.
Laporan pada Selasa mengonfirmasi, Conte akan meninggalkan Napoli atas kesepakatan bersama sebagai bagian dari pakta dengan De Laurentiis. Yang berarti, klub tidak perlu memberikan uang pesangon, meskipun Conte masih memiliki kontrak satu tahun.
La Gazzetta dello Sport melaporkan kesepakatan pemutusan kontrak yang begitu lancar ini merupakan tanda kuatnya persahabatan antara Conte dan De Laurentiis. Hal ini mengingat keduanya telah menunjukkan sisi berapi-api kepribadian mereka dalam beberapa kesempatan di masa lalu.
Dengan perginya Conte yang santer akan kembali menangani Timnas Italia, Napoli harus berburu sosok penggantinya.
Melansir Football Italia, Rabu (20/5/2026), menurut laporan awal pada hari Selasa, sudah ada dua kandidat utama untuk menggantikan Conte di Napoli untuk musim 2026-2027.
Menurut Calciomercato.com, salah satu opsi adalah mengembalikan Maurizio Sarri, yang masa depannya bersama Lazio diragukan hanya satu tahun setelah masa jabatan keduanya di Stadio Olimpico. Pria berusia 67 tahun itu sebelumnya melatih Napoli pada 2015-2018 lalu digantikan Carlo Ancelotti.
Calon kuat lainnya adalah Massimiliano Allegri jika yang bersangkutan memutuskan meninggalkan Milan pada akhir musim 2025-26.
La Gazzetta dello Sport melaporkan, De Laurentiis telah beberapa kali menghubungi Allegri di masa lalu dan bahwa ia mungkin menjadi kandidat 'nomor 1' musim panas ini.
Selain itu, ada pula laporan yang mengklaim Fabio Grosso dari Sassuolo juga merupakan pilihan potensial untuk Partenopei. Raffaele Palladino dari Atalanta dan Vincenzo Italiano dari Bologna juga bisa dipertimbangkan. Namun, ketiganya digambarkan berada "di barisan kedua" untuk posisi pelatih Napoli.
(Erha Aprili Ramadhoni)