Rano Karno menegaskan, pengalaman San Siro penting bagi Jakarta karena JIS dirancang sebagai infrastruktur strategis untuk mendukung posisi Jakarta sebagai kota global. Ia berharap, kolaborasi yang terjalin nantinya dapat menjadi langkah awal memperluas jejaring internasional JIS.
Dalam pertemuan tersebut, delegasi DKI Jakarta juga melakukan tur museum dan stadion untuk melihat langsung bagaimana San Siro mengelola sejarah AC Milan dan Inter Milan sebagai bagian dari pengalaman pengunjung. Pihak San Siro menjelaskan terkait pengelolaan museum, tur stadion, narasi sejarah klub, serta cara San Siro menjaga hubungan emosional antara stadion, klub, dan para pendukungnya.
Rencana kerjasama tersebut juga disambut baik oleh pihak San Siro. Michele Finucci menyampaikan pihaknya terbuka untuk berbagi pengalaman dengan Jakarta. Menurutnya, stadion modern harus dikelola tidak hanya sebagai arena pertandingan, tetapi juga sebagai ruang pengalaman publik yang memiliki nilai sejarah, ekonomi, dan emosional.
“San Siro adalah stadion yang sangat bersejarah. Kami memiliki pengalaman panjang dalam mengelola pertandingan, tur stadion, museum, dan berbagai kegiatan yang melibatkan para penggemar. Kami senang dapat berbagi pengalaman dan berdiskusi dengan delegasi dari Jakarta mengenai bagaimana stadion dapat dikelola sebagai tempat pertandingan, destinasi wisata, sekaligus ruang interaksi publik,” kata Michele.
(Ramdani Bur)