Musim Depan Main di Kompetisi Eropa, Como 1907 Bakal Renovasi Stadion dan Berburu Pemain Italia

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Kamis 14 Mei 2026 03:01 WIB
Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas. (Foto: Instagram/comofootball)
Share :

TIM Italia, Como 1907 baru saja mengukir tinta emas dalam sejarah klub dengan memastikan diri lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya. Meski telah mengamankan tiket Benua Biru, langkah tim asuhan Cesc Fabregas ini belum berhenti.

Como 1907 kini hanya terpaut dua poin dari AS Roma dan AC Milan di peringkat keempat, yang berarti peluang menuju Liga Champions musim depan masih terbuka lebar.

Menanggapi pencapaian ini, Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso, menegaskan fokus utama klub saat ini adalah peningkatan infrastruktur dan pembenahan skuad agar lebih kompetitif di kancah internasional.

1. Renovasi Stadio Sinigaglia demi Standar UEFA

Salah satu tantangan terbesar Como setelah lolos ke Eropa adalah kondisi markas mereka, Stadio Sinigaglia, yang saat ini belum memenuhi regulasi UEFA untuk pertandingan kompetisi Eropa. Mirwan mengungkapkan proses renovasi besar-besaran akan segera dilakukan agar stadion bersejarah tersebut bisa digunakan pada musim depan.

Como 1907 menang 3-0 atas Lecce di Liga Italia 2025-2026 18albertomp

“Kami berharap demikian. Kami menargetkan pekerjaan renovasi selesai pada akhir musim panas ini. Pekerjaan tersebut dapat dimulai segera setelah pertandingan hari Minggu melawan Parma (17 Mei 2026),” ujar Mirwan kepada Gazzetta, dikutip Kamis (14/5/2026).

Terkait ambisi lolos ke Liga Champions, pengusaha asal Indonesia ini tetap bersikap rendah hati. Menurutnya, target utama klub adalah selalu tampil lebih baik dari tahun sebelumnya, berapa pun poin yang mereka dapatkan di akhir musim.

2. Amunisi Tambahan

Untuk memenuhi regulasi UEFA terkait kuota pemain lokal, Como berencana menambah lebih banyak pemain berkebangsaan Italia di bursa transfer mendatang. Namun, Mirwan mengakui merekrut talenta Italia bukan perkara mudah karena harganya yang cenderung tinggi.

 

Mirwan menyebut beberapa nama yang ia kagumi seperti Bastoni, Dimarco, hingga Orsolini.  Namun ia mengakui bahwa harga mereka saat ini masih di luar jangkauan klub.

“Masalahnya adalah pemain Italia itu mahal dan kami tidak bisa membayarnya dengan sistem cicilan. Kami sedang mengembangkan empat atau lima pemain Italia (dari akademi) yang kami harap akan siap untuk tim utama,” jelasnya.

Inter Milan vs Como 1907. (Foto: Instagram/comofootball)

Mirwan juga menepis kritik mengenai besarnya anggaran belanja Como yang dianggap sebagai satu-satunya faktor kesuksesan tim. Baginya, memiliki sumber daya memang membantu, namun kunci utamanya adalah membangun klub yang menguntungkan dan berkelanjutan dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

Terkait masa depan bintang muda Nico Paz, Mirwan menegaskan keputusan sepenuhnya berada di tangan Real Madrid.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya