Kemenangan ini memastikan medali emas pulang ke Indonesia sekaligus mempertegas posisi Garuda sebagai kekuatan utama di ASEAN.
Pasca-Piala Asia, Souto melakukan langkah berani dengan melakukan regenerasi skuad. Meski membawa lima pemain debutan dan hanya memiliki waktu pemusatan latihan selama lima hari, Timnas Futsal Indonesia tetap mampu melaju hingga ke partai puncak dan menyabet predikat runner-up.
Skuad Garuda yang datang dengan skuad muda bahkan mampu merepotkan Thailand di final. Pada akhirnya Timnas Futsal Indonesia kalah 1-2.
Dalam turnamen bergengsi 4Nations Futsal, Indonesia menunjukkan bahwa mereka sanggup meladeni tim-tim elite dunia. Dalam dua edisi beruntun, Timnas Futsal Indonesia sukses finis sebagai peringkat kedua, hanya kalah bersaing dari tim papan atas seperti Argentina dan Latvia.
(Rivan Nasri Rachman)