Lebih lanjut, Andik mengaku saat itu dapat tawaran dari klub MLS (Liga Amerika Serikat) DC United. Namun, mereka hanya menawari gaji yang tidak jauh berbeda dengan Persebaya Surabaya. Sementara, Selangor berani membayar hingga dua kali lipat.
"Erick Thohir tanya saya dan agen saya, kata beliau pelatih DC United mau dengan saya, tapi tidak langsung tim utama,” beber Andik.
“Habis itu saya lihat nilainya (gaji) sama dengan Persebaya, sedangkan Selangor kasih saya dua kali lipat, makanya saya pilih Selangor," tandasnya.
Itulah penyesalan terbesar mantan pemain Timnas Indonesia Andik Vermansah, pernah menolak main di Amerika Serikat dan Jepang. Padahal, kariernya bisa jadi lebih melenting ketimbang hari ini.
(Wikanto Arungbudoyo)