Kisah Zulham Zamrun yang Hampir Dibeli Barcelona pada 2013

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Jum'at 27 Februari 2026 17:01 WIB
Zulham Zamrun pernah menolak bermain untuk Barcelona B di tahun 2013. (Foto: Instagram/zulhamzamrun_07)
Share :

KISAH Zulham Zamrun yang hampir dibeli Barcelona pada 2013 silam menarik untuk dibahas. Menariknya, Zulham justru menolak dan mengakui menyesal telah mengabaikan penawaran luar biasa tersebut.

Nama Zulham Zamrun dikenal sebagai salah satu penyerang sayap paling tajam pada masanya. Namun, siapa sangka di balik kesuksesannya meraih trofi bersama Persib Bandung dan PSM Makassar, ada satu cerita yang terdengar seperti mimpi namun nyata, ia pernah mendapat tawaran bergabung dengan raksasa Spanyol, Barcelona B.

Momen bersejarah tersebut terjadi pada akhir tahun 2013 saat Zulham masih membela Mitra Kukar. Kala itu, klub berjuluk Naga Mekes tersebut tengah menjalani pemusatan latihan (TC) selama 20 hari di Spanyol dan berkesempatan menjajal kekuatan tim-tim besar seperti Atletico Madrid hingga Barcelona B.

1. Dilirik Barcelona

Penampilan apik pemain asal Ternate ini di atas rumput Spanyol rupanya membuat tim pemandu bakat dan ofisial Barcelona B terkesima. Seusai laga uji coba, Zulham dipanggil oleh petinggi Mitra Kukar, Bos Oni, ke ruang ganti. Di sanalah tawaran yang bisa mengubah jalan hidupnya itu datang.

Zulham Zamrun Persib.co.id

"Bos Oni panggil saya, ngomong 'Eh kamu diminati di sini sama Barcelona B. Kamu mau enggak tinggal di sini?'" kenang Zulham dalam sebuah podcast di youtube.

Bahkan, pihak klub Mitra Kukar siap mendukung penuh secara finansial jika Zulham bersedia menetap di sana untuk menandatangani kontrak profesional bersama tim cadangan Blaugrana tersebut.

 

2. Menyesal Tolak Barcelona

Secara mengejutkan, kesempatan emas yang menjadi dambaan jutaan pesepak bola di dunia itu justru ditolak mentah-mentah oleh Zulham. Alasan di baliknya tergolong unik namun manusiawi, ia merasa tidak betah dengan suasana di Spanyol, terutama urusan lidah atau makanan.

Baginya, 20 hari berada di Negeri Matador terasa sangat lama karena sulit beradaptasi dengan lingkungan setempat.

Zulham Zamrun foto ig @ahhaps.fc

"Cuma ya itu, gobloknya saya enggak mau. Bahasa bisa gampang dimengerti, makanan paling (yang sulit)," sambung Zulham.

Kini, setelah bertahun-tahun berlalu, Zulham hanya bisa tertawa getir meratapi keputusan masa mudanya yang ia sebut sebagai kebodohan. Meski begitu, Zulham tetap mampu mengukir tinta emas di Tanah Air dengan mempersembahkan gelar Piala Presiden 2015 untuk Persib Bandung dan juara Piala Indonesia bagi PSM Makassar.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya