BANDUNG – Persib Bandung resmi mendatangkan Sergio Castel. Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan mengatakan, pelatih Bojan Hodak merupakan tokoh kunci di balik kedatangan sang striker anyar.
Sergio Castel merupakan penyerang kelahiran Las Rozas, 22 Februari 1995. Ia didatangkan dari klub Divisi I Siprus, Apollon Limassol FC. Manajemen Persib mengontraknya hingga akhir musim 2025-2026.
Adhitia menegaskan perekrutan Castel merupakan rekomendasi langsung dari Hodak. Kehadiran sang pemain diharapkan menambah opsi sekaligus memperdalam kekuatan lini serang menghadapi padatnya agenda kompetisi domestik dan Asia.
"Wilujeng sumping Sergio Castel. Persib dan Bobotoh menyambut gembira kedatangan Anda di Bandung," kata Adhitia dikutip dari laman resmi Persib Bandung, Kamis (5/2/2026).
"Kami berharap Sergio dapat memberikan kontribusi maksimal selama setengah musim ke depan, untuk membantu Persib mempertahankan gelar juara Super League dan melangkah sejauh mungkin di AFC Champions League 2," tambahnya.
Sebelum berseragam Persib, Castel lebih dulu menapaki karier di sejumlah klub Eropa. Bersama Apollon Limassol, ia mencatatkan 11 penampilan dan mencetak 3 gol. Sementara saat memperkuat Anorthosis Famagusta, striker berusia 30 tahun itu mengemas 12 gol dari 32 pertandingan.
Kariernya di Spanyol juga menunjukkan konsistensi di level Segunda Division. Castel pernah membela UD San Sebastian de los Reyes (2017-2019) dengan torehan 15 gol dari 51 laga, lalu memperkuat UD Ibiza (2021-2023) dengan 16 gol dari 69 penampilan, serta Malaga CF pada musim 2024-2025.
Bekal pengalaman di berbagai kompetisi Eropa itu diyakini menjadi nilai tambah bagi Maung Bandung. Adhitia berharap kematangan karakter bermain serta pemahaman taktik yang dimiliki Castel mampu mempercepat proses adaptasinya di Super League maupun AFC Champions League 2 2025-2026.
Kini, tantangan baru menanti Sergio Castel di Kota Kembang. Bersama Maung Bandung dan dukungan Bobotoh, striker Spanyol itu siap membuka lembaran baru demi menjaga supremasi Persib di level domestik sekaligus berbicara banyak di panggung Asia.
(Wikanto Arungbudoyo)