KEPALA pemandu bakat Timnas Indonesia, Simon Tahamata, menemukan banyak talenta potensial di turnamen Garuda International Cup 2025 (GIC 2025). Salah satu pemain cukup mencuri perhatiannya sehingga diminta untuk dijaga dengan baik.
GIC 2025 resmi berakhir pada Minggu 24 Agustus 2025. Ajang ini melibatkan 64 tim dari 12 negara dan digelar di ASIOP Training Ground, Sentul, Jawa Barat.
Tahamata hadir langsung dalam seremoni penutupan tersebut. Tak hanya itu, ia juga rajin memantau para pemain yang tampil di berbagai kelompok umur seperti U-10, U-12, U-15, dan U-17.
Pria berkebangsaan Belanda itu mengaku menemukan banyak talenta potensial dari turnamen GIC 2025. Ia berharap bakat-bakat ini dapat terus berkembang.
“Ya tadi saya melihat banyak bakat-bakat bagus di GIC 2025 ini. Saya punya banyak catatannya. Salah satunya yang kecil di tengah dari ASIOP itu. Saya harap pemain ini harus dijaga dengan baik ke depannya,” kata Simon.
Sosok tersebut bernama Cristiano Marcelo Junior yang terpilih sebagai pemain terbaik. Simon langsung memberi selamat dan sambutan kepada si anak.
Pujian juga diarahkan Simon kepada Dolvi Theofilus Solossa dari Papua Football Academy yang turun di kategori U-15. Sang pemain merupakan anak dari eks Timnas Indonesia Ortizan Solossa sekaligus keponakan Boaz Solossa!
“Orangtua selalu kasih motivasi ke saya dan ajarkan cara bermain. Begitu juga Papa Ade (Boaz Solossa) yang selalu kasih saya motivasi,” ucap Dolvi.
Turnamen ini menjadi panggung bagi akademi-akademi elite di Asia, seperti Evergrande Football School (China), Shonan Bellmare (Jepang), Hwaseong FC (Korea Selatan), dan Lion City Sailors (Singapura). Sementara, Indonesia turut ikut serta lewat beberapa tim seperti ASIOP selaku tuan rumah.
Sementara itu, Project Director GIC 2025, Wahyu Budiarto, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh sponsor yang telah membuat penyelenggaraan berjalan lancar dan megah. Ia berharap kerja sama dapat terus terlaksana.
“Kami ucapkan terima kasih kepada para sponsor yaitu Transtama Logistics, Ethiopian Airlines, Bank Mandiri, SOMPO Insurance, Tri Artha Nawasena, Lays, Erspo, Aqua, Swiss Belcourt Bogor, City Trans Utama, Specs, Bluebird Group, Jakarta Experience Board, RS Mitra Keluarga Kemayoran, Kahf, dan Mitra Orphys Sport Clinic, serta para pendukung lainnya karena dengan dukungan dari para sponsor ini turnamen bisa dapat terlaksana dengan baik,” kata Wahyu.
Daftar Juara GIC 2025:
U-10 Cup
Juara: Evergande FC (China)
Runner-Up: PDSK (Malaysia)
Peringkat 3 Bersama: ASIOP Merah (Indonesia)
Peringkat 3 Bersama: Prime Tiger PV (Malaysia)
U-10 Plate
Juara: IBB Soccer School (Indonesia)
Runner-Up: Old KK United (Malaysia)
Peringkat 3 Bersama: Melawati Junior Tiger (Malaysia)
Peringkat 4: Bali Bulldogs (Indonesia)
U-12 Cup:
Juara: ASIOP Merah (Indonesia)
Runner-Up: Saswco Bandung (Indonesia)
Peringkat 3: Selangor FA (Malaysia)
Peringkat 4: Negeri 9 (Malaysia)
U-12 Plate
Juara: Royal Indonesia Football Acaedemy (Indonesia)
Runner-Up: ASIOP Kuning (Indonesia)
Peringkat 3: ASIOP Biru (Indonesia)
Peringkat 4: Shonan Bellmare (Jepang)
U-15 Plate
Juara: Golden Bull FC (Malaysia)
Runner-Up: ASIOP Biru (Indonesia)
Peringkat 3: Garuda Lampung (Indonesia)
Peringkat 4: Don Bosco FC (Filipina)
U-15 Cup:
Juara: Papua FA (Indonesia)
Runner-Up: TopSkor Indonesia (Indonesia)
Peringkat 3: Hwaseong (Korea Selatan)
Peringkat 4: ASIOP Merah (Indonesia)
U-17 Plate
Juara: SSN Melaka (Malaysia)
Runner-Up: Asiop Kuning (Indonesia)
Peringkat 3: Nova Arianto AP (Indonesia)
Peringkat 4: Woodlands Warriors (Indonesia)
U-17 Cup
Juara: Mito Hollyhock (Jepang)
Runner-Up: Asiop Merah (Indonesia)
Peringkat 3: CYATC (Indonesia)
Peringkat 4: ASIFA (Indonesia)
Daftar Penghargaan Individual:
Kategori U-10
Best Coach: Anizierziang Aisikaer (Evergrande China)
Best Goal Keeper: Kamran Kamilijiang (Evergrande China)
Top Skor: M Qayum Qussyari (PDSK Malaysia)
Best Player: Philip Davis Silimuaji (Evergrande China)
Kategori U-12
Best Coach: Nur Ichwan (ASIOP Indonesia)
Best Goal Keeper: Ridho Aditya (ASIOP Indonesia)
Top Skor: Fadli Yusuf (ASIOP Indonesia)
Best Player: Junior Tao (ASIOP Indonesia)
Kategori U-15
Best Coach: Ardiles (Papua FA Indonesia)
Best Goal Keeper: Lee tae Hua (Hwaseong Korea Selatan)
Top Skor: Dolvi Salossa (Papua FA Indonesia)
Best Player: Jufri Irogoya (Papua FA Indonesia)
Kategori U-17
Best Coach: Yuji Iida (Mito Hollyhock Jepang)
Best Goal Keeper: Sosuke Noki ((Mito Hollyhock Jepang)
Top Skor: Akhmad Nibrosul (Diklat Merden Indonesia)
Best Player: Sughoyada (Mito Hollyhock Jepang)
(Wikanto Arungbudoyo)