MAKASSAR – Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, mengeluhkan melempemnya lini depan skuad Juku Eja –julukan PSM– yang kesulitan cetak gol, terutama saat di laga kandang. Alhasil, hingga memasuki pekan ke-10, PSM masih belum mampu bersaing di papan atas Liga 1 2024-2025.
Menurut Tavares, akurasi memang masih menjadi kelemahan PSM sejauh ini. Ia pu menjadikan hal tersebut perhatian khusus dan berjanji segera memperbaikinya.
Lebih lanjut, Bernardo Tavares menilai pola permainan PSM dalam menyerang sebenarnya sudah cukup apik. Akan tetapi, terkadang PSM kerap kali membuang-buang peluang meskipun sedang butuh gol.
"Saya senang dengan peluang-peluang yang mereka buat. Tapi kami harus punya akurasi,” kata Bernardi Tavares dilansir dari laman PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Selasa (12/11/2024).
Selain itu, pelatih asal Portugal itu pekerjaan rumah lainnya adalah PSM belum konsisten saat memainkan laga tandang ketimbang kandang. Pasalnya, tim kebanggaan warga Makassar itu selalu meraih hasil imbang saat melakoni laga tandang.
“Kami sudah memainkan tujuh pertandingan kandang. Tiga menang, tiga seri dan sekali kalah," ujarnya.
"Sekarang kami harus membuat poin ini di laga tandang. Ini adalah sesuatu yang tidak mudah membuat poin away di Liga 1. Terutama tim kami,” tambahnya.
Skuad Juku Eja -julukan PSM saat ini berada di posisi keenam klasemen Liga 1. Sampai dengan pekan kesepuluh tin itu sudah mengumpulkan 17 angka, mencetak 13 gol, dan kebobolan enam kali.
Dalam laga terdekat, PSM akan melawan Semen Padang dalam lanjutan Liga 1. Pertemuan kedua tim itu akan berlangsung di Stadion Batakan, Balikpapan, pada 21 Oktober 2024.
(Rivan Nasri Rachman)