JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Ferry Paulus mengatakan stadion-stadion Liga 1 memang telah diverifikasi. Oleh karena itu, hasil verifikasi itu standar-standar terus dijaga untuk menunjang penerapan VAR (Video Assistant Referee)
Sebagaimana diketahui, ada empat aspek yang menjadi perhatian PT LIB dan PSSI dalam melakukan verifikasi stadion. Keempat aspek tersebut, yakni kelayakan infrastruktur, keamanan dan keselamatan, lalu fasilitas bidang pertandingan, serta kebutuhan host broadcaster.
Ferry mengatakan standarisasi menjadi aspek yang cukup penting. Hal tersebut agar BRI Liga 1 menghadirkan laga yang berkualitas dan juga memberikan kenyamanan dan keamanan.
"Proses standarisasi ini memang perlu kami lakukan agar seluruh stadion yang akan dipakai oleh klub-klub Liga 1 memiliki standar yang sama sesuai aspek-aspek yang berlaku saat ini," kata Ferry Paulus, Jumat (24/11/2023)
Keempat aspek itu menjadi sangat penting bagi PT LIB karena akan ada penerapan VAR yang direncanakan pada putaran kedua nanti. Selain itu, selama proses verifikasi lalu PT LIB dan PSSI didampingi kepolisian untuk pengecekan re-risk assessment dari Polri.
Risk assessment dari Polri menekankan stadion dalam tiga kategori yakni, layak menggelar pertandingan dengan penonton, layak menggelar pertandingan tanpa penonton, dan tidak layak menggelar pertandingan.
Parameter yang digunakan Polri untuk risk assessment, yakni kelengkapan infrastruktur, mitigasi bencana, jalur evakuasi, dan standar prosedur pelaksanaan pertandingan. Hal ini tentu untuk kenyamanan dan keamanan para pendukung dalam menonton pertandingan #BRIPalingBola
Standar keamanan ini agar para pendukung bisa menikmati pertandingan dengan nyaman. Itu terlebih ada beberapa stadion bersejarah di Liga 1 2023-2024.