"Dua gol terjadi pada saat tendangan bebas dan sepak pojok, itu dikarenakan kurang konsentrasi pemain kami (Persikabo 1973), sehingga kami kebobolan dari bola mati," kata Kuzmianok kepada awak media, termasuk MNC Portal Indonesia, Selasa (8/8/2023).
"Babak kedua mencoba mengejar ketertinggalan, tetapi kami tidak memiliki waktu yang cukup untuk bisa menyamakan kedudukan," sambungnya.
Lebih lanjut, Kuzmianok mengatakan tidak adanya kehadiran bek jangkung Nikola Kovacevic turut melemahkan lini pertahanan. Pelatih asal Belarusia itupun menerima kekalahan dengan lapang dada.
"Tidak hadirnya Nicola Kovacevic memang sedikit berpengaruh, apalagi PSS mencetak gol dari bola mati, mungkin kalau ada Nicola bisa dihindari," tandasnya.
(Admiraldy Eka Saputra)