Nabil mengakui melepas Pato dalam waktu yang mepet dengan penutupan bursa transfer memang berisiko. Akan tetapi, dia yakin Borneo FC dapat menggantikan peran mencetak gol lewat permainan kolektif.
"Memang agak risiko besar di kami. Ini bukan karena uang. Saya tidak peduli dengan uangnya berapa, yang saya pikirkan adalah masa depan Pato," tegas Nabil.
"Ini bisa menjadi satu histori sepak bola Indonesia, yang mana pemain di Liga Indonesia, bisa melakukan step yang lebih jauh. Itu motivasi saya mengiyakan transfer dari China," imbuhnya.
Pesut Etam sendiri langsung mendatangkan Felipe Cadenazzi untuk mengisi kekosongan di lini depan. Namun, hingga pekan keenam Liga 1 2023-2024, Pato masih berstatus sebagai pencetak gol terbanyak dengan tiga gol!
(Wikanto Arungbudoyo)