Erick menyampaikan bahwa PSSI juga punya rencana untuk menyejahterahkan para legenda sepakbola Indonesia. Baginya, menghargai jasa para pencipta sejarah sepakbola Indonesia adalah hal yang diperlukan.
"Kalau kemarin, wasit kita berikan landasan paling tidak, tidak hanya kepastian kesejahteraan untuk meniup peluit 10-15 kali, tetapi juga ada bantuan daripada asuransi untuk para pencipta sejarah ini juga perlu dipikirkan," ujar Erick.
"Tetapi saya belum tau (nanti). Tetapi bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan para pahlawannya. Sejarah menjadi penting," tukasnya.
(Reinaldy Darius)