LECCE sukses meraih kemenangan atas Lazio di pertandingan ke-16 Liga Italia 2022-2023 dengan dramatis. Akan tetapi, kemenangan tersebut dinodai dengan tindakan yang tak patut diterima bek Salentini -julukan Lecce, Samuel Umtiti lantaran menjadi korban rasisme.
Laga tersebut berlangsung di Stadio Comunale Via del Mare, Lecce pada Rabu (4/1/2023) malam WIB. Lecce yang berhasil menang dengan skor 2-1 sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Ciro Immobile (14’).
Namun Lecce sukses membalikan keadaan untuk mengamankan tiga poin di kandang sendiri. Gabriel Strefezza (57') dan Lorenzo Colombo (71') menjadi penyelamat tim tuan rumah.
Namun dalam laga sempat dihentikan beberapa saat, akibat penggemar Lazio melakukan tindakan rasisme kepada Umtiti. Bukan hanya kepada Umtiti, tetapi mereka juga melakukan tindakan tak terpuji kepada penyerang Lecce asal Zambia, Lameck Banda.
Meski sempat terhenti, tetapi pertandingan tetap berlanjut dan Lecce sukses mendapatkan tiga poin. Seusai pertandingan, Umtiti keluar lapangan sambil menangis usai mendapatkan perlakuan rasisme dari pendukung Biancoceleste -julukan Lazio.
Tak lama berselang, Lecce pun memberikan kecaman atas perlakuan rasisme pendukung Lazio. bahkan pendukung Lecce melawan tindakan tak terpuji tersebut dengan meneriaki nama Umtiti.
“Nyanyian rasis telah dibanjiri oleh lagu-lagu penyemangat! Semua penggemar Lecce kuning dan merah mulai meneriakkan satu nama: Umtiti," tulis Lecce dilansir dari twitter resmi klub @OfficialUSLecce, Kamis (5/1/2023).
Sementara presiden Lecce, Saverio Sticchi Damiana menjelaskan alasan memberikan pelukan kepada Umtiti adalah hal biasa yang dilakukan kepada semua staf dan pemain. Ia mengatakan Umtiti meminta pertandingan tetap dilanjutkan, karena ingin melawan rasisme dengan penampilan yang ditujukan di lapangan.
“Saya memeluk Samuel, seperti yang saya lakukan dengan semua rekan satu timnya. Setelah setiap pertandingan, apapun hasilnya, saya ingin menyapa para pemain dan staf," ucap Damiana dilansir dari Mirror.
“Saat wasit menghentikan pertandingan, menunggu penyiar menyerukan diakhirinya nyanyian rasis, Umtiti meminta agar pertandingan dilanjutkan karena dia ingin menanggapi hinaan yang diterimanya di lapangan. Dia bereaksi seperti seorang juara sejati,” tutupnya.
(Dimas Khaidar)